Berita

Ketua DPP PDIP dan Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Politik Seperti Main Catur, Tak Harus Puan Muncul Bersama Megawati

SENIN, 07 JUNI 2021 | 01:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Puan Maharani tak nampak saat peresmian patung Bung Karno berkuda di lapangan Bela Negara, Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu pagi (6/6).

Pengamat politik Ujang Komarudin berpendapat Puan tak hadir lantaran PDIP tengah menyusun strategi politik.

Dalam pandangan Ujang dalam politik harus mengatur strategi dan peran. Ujang melihat Puan dan Megawati sedang berbagi peran politik.


"Politik itu kan seperti main catur. Ada permainan otak dan strategi. Tak mesti Puan muncul terus bersama-sama Megawati. Bisa berbagi peran, ada yang hadir di peresmian patung Bung Karno, ada juga yang tebar pesona di tempat lain,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/6).

Menyinggung kedatangan Megawati dalam peresmian tersebut sebagai deal politik Gerindra dan PDIP untuk 2024, Ujang mengatakan belum tentu pasangan Prabowo- Puan akan terjadi.

"Soal apakah nanti Prabowo-Puan itu bisa bersanding. Itu belum tentu. Bisa iya dan juga bisa tidak. Tergantung dari perkembangan dinamika politik ke depan,” tandasnya.

Megawati Soekarnoputri ke kantor Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk meresmikan patung Soekarno di lingkungan Kemenhan tanpa didampingi putrinya Puan Maharani.

Mega hanya didampingi putranya, Prananda Prabowo dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ketidakhadiran Puan dipertanyakan lantaran dirinya dan Prabowo kerap disebut akan diusung PDIP bersama Gerindra pada 2024 mendatang.

Adapun kedatanan Puan ke Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Utara merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat, yang harus selalu hadir di tengah masyarakat terlebih pada masa pandemi Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya