Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net
Kontestasi Pemilu 2024 diprediksi akan semarak karena bakal ada banyak calon presiden dan wakil presiden hingga empat pasangan calon (Paslon).
Sebab, pada gelaran Pilpres 2024 mendatang tidak ada petahana atau incumbent yang bakal mencalonkan lagi.
Demikian disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (5/6).
"Bisa 3 atau 4 pasangan calon, minimal. Karena tak ada incumbent, jadi ingin banyak yang akan berpartisipasi," kata Ujang Komarudin.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini para Ketua Umum partai hingga kepala daerah yang memiliki elektabilitas tinggi diyakini akan berlomba-lomba maju pada Pilpres 2024 nanti.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini para Ketua Umum partai hingga kepala daerah yang memiliki elektabilitas tinggi diyakini akan berlomba-lomba maju pada Pilpres 2024 nanti.
"Terutama ketum-ketum partai atau kepala daerah yang punya elektabilitas lumayan," kata Ujang Komarudin.
Namun demikian, jika pun harus ada dua atau tiga pasangan calon pada Pilpres 2024 nanti, namun untuk saat ini belum kelihatan.
"Belum terbaca. Karena elektabilitas mereka pun belum ada yang menyentuh 50 persen," tandasnya.
Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah
Selasa, 07 April 2026 | 04:15
Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk
Selasa, 07 April 2026 | 04:04
Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur
Selasa, 07 April 2026 | 03:38
Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta
Selasa, 07 April 2026 | 03:15
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus
Selasa, 07 April 2026 | 03:00
Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global
Selasa, 07 April 2026 | 02:25
Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana
Selasa, 07 April 2026 | 02:11
Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam
Selasa, 07 April 2026 | 02:07
Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf
Selasa, 07 April 2026 | 01:36
Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi
Selasa, 07 April 2026 | 01:12
Selengkapnya