Berita

Politisi PDI Perjuangan, Effendi MS. Simbolon/Net

Politik

Effendi Simbolon Yakin Tiket Capres Diberikan Ke Puan, Ganjar Paling Banter Jadi Menteri

SABTU, 05 JUNI 2021 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Internal PDI Perjuangan tengah panas dingin seiring isu perebutan tiket calon presiden (Capres) diantara dua kader, Puan Maharani yang saat ini menjadi Ketua DPR RI, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dibedah dari segi elektabilitas, Ganjar Pranowo memang masih unggul jauh dari Puan Maharani.

Pada survei yang dirilis Parameter Politik Indonesia, Ganjar berada di posisi dua dengan elektabilitas 16,5 persen, bersaing ketat dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (18,3 persen), dan ditempel Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (15,1 persen).


Sementara, Puan Maharani jauh di belakang dengan tingkat elektabilitas hanya 1,7 persen.

Soal hasil survei tersebut, politisi PDI Perjuangan, Effendi MS. Simbolon mengaku itu tidak terlalu menjadi soal.

Kata dia, melihat dinamika di internal PDIP, kecenderungan terbesar tiket capres akan diberikan pada Puan yang tidak lain putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kalau realitanya di partai, saya melihat kemungkinan terbesar itu Mbak Puan," ujar Effendi saat menjadi pembicara rilis survei Parameter Politik Indonesia sekaligus webinar bertema "Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir", Sabtu (5/6).

Sementara bagi Ganjar, anggota DPR ini memperkirakan, Gubernur Jateng itu akan menutup karir dengan jabatan tertinggi sebagai menteri.

"Kalau Mas yang dari Jawa Tengah, saya kira paling ya sampai tingkat nanti jadi menteri lah gitu ya," ucap Effendi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya