Berita

Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Maruf Amin saat hadiri halalbihalal MES/Repro

Politik

Maruf Amin: Ekonomi Syariah Punya Peluang Berkontribusi Hadapi Pandemi Covid-19

SABTU, 05 JUNI 2021 | 00:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam rangka memulihkan perekonomian nasional akibat terdampak pandemi Covid-19, ekonomi dan keuangan syariah sedianya memiliki peluang yang cukup besar untuk berkontribusi.

Demikian disampaikan Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan MoU Program Pemberdayaan Ekonomi Pesantren sekaligus Halal Bihalal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Jumat (4/6).

"Ditengah perjuangan bangsa Indonesia dalam memulihkan perekonomian nasional akibat pandemi, ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk berkontribusi secara riil," ujar Maruf Amin.


Maruf Amin mengatakan, kunci utama keberhasilan mewujudkan percepatan dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah terletak pada sinergisitas dan kolaborasi terpadu antar lembaga.

Kata Maruf Amin, termasuk ormas yang menggeluti ekonomi dan keuangan syariah.
 
Namun, masih kata Menurut Mantan Rais Aam PBNU ini, visi untuk membangun ekonomi dan keuangan syariah apalagi di masa pandemi seperti sekarang, harus dikerjakan secara kolektif.

"Ini haruslah dilakukan secara berjamaah, secara bersama-sama melalui taawun atau saling tolong menolong, bergotong-royong," demikian Maruf Amin.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum MES sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Polhukam yang juga Ketua Dewan Penggerak MES, Direktur PT Pertamina Nicke Widyawati, Sekjen MES Iggi Haruman Achsien, Direktur Utama BSI Hery Gunadi, dan para pengurus MES Pusat dan daerah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya