Berita

Komplek Mekkah, Arab Saudi/Net

Publika

Gagal Sudah Haji Indonesia

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 11:53 WIB

PENGUMUMAN resmi Menteri Agama Yaqut Kholil Qoumas tentang pembatalan keberangkat jemaah haji Indonesia tahun 1442 H atau 2021 M memastikan kegagalan penyelenggaraan. Masalahnya ada beberapa negara yang berhasil mendapatkan kuota.

Pandemi Covid-19 menjadi alasan pemerintah, maka pupuslah harapan jemaah untuk menunaikan haji tahun ini.

Ini adalah kedua kalinya Indonesia gagal memberangkatkan haji. Pandemi Covid-19 memang cocok untuk menjadi alasan.


Sebenarnya faktor utamanya adalah Pemerintah Saudi tidak memberikan kuota kepada Indonesia. Lobi pun gagal di tengah kelemahan diplomasi kita di dunia internasional.

Lucunya, Luhut Pandjaitan menjadi pelobi. Melobi Dubes Saudi Essam At Thaghafi. Luhut yang didampingi putri Gus Dur, Yenny Wahid keluar pertemuan dengan membawa kuota nol.

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin masalah dengan Saudi Arabia dalam kaitan haji sudah bergeser dari persoalan murni kesehatan menjadi geopolitik.

Persoalan sikap politik Saudi Arabia terhadap China. Vaksin hanya dampak. Menurutnya "become very complicated geopolitical and global economic issue". Nah.

Ironinya justru yang melobi Saudi adalah Menko Luhut yang dikenal sebagai protektor kepentingan China. Pembela hebat kedatangan masif TKA China yang menggelisahkan rakyat. Menjadi "Pimpro" program OBOR di Indonesia.

Entah konten lobinya apa, soal mau hutang dengan jaminan politik atau barter dengan "jual tanah murah" untuk investasi?

Sebenarnya penanggung jawab urusan haji adalah Menteri Agama. Jika bukan di negara Indonesia kegagalan seperti ini dapat berakibat mundurnya sang Menteri.

Hanya karena tidak ada budaya mundur bagi para pejabat yang gagal di Indonesia, ya posisinya aman-aman saja. Mungkin karena menganut sistem kabinet presidensial maka yang disalahkan tentu adalah Presiden. Repotnya kata bapak Presiden "itu bukan urusan saya".

Tidak berangkat ya sudahlah. Menteri perlu menyampaikan bahwa soal uang jamaah untuk keberangkatan 2021 dijamin aman.

Memang jemaah dan umat Islam agak meragukan amanah pemerintah soal dana haji secara keseluruhan. Viral tayangan KH. Maruf Amin yang kini Wapres menyatakan bahwa tidak masalah dana haji digunakan oleh pemerintah untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan tol atau pembangunan bandara.

Menariknya disampaikan pula oleh KH. Maruf Amin bahwa calon jemaah haji sudah memberi kuasa kepada pemerintah untuk menggunakan dana simpanan atau titipannya untuk kepentingan pembangunan di luar urusan haji.

Pertanyaannya dimana dan bagaimana bentuk kuasanya? Benarkah ada izin yang tegas? Berapa kini dana haji yang sudah dialokasikan untuk keperluan di luar haji? Lalu apa "advantage" bagi calon jemaah atau umat Islam secara keseluruhan?

Gagalnya keberangkatan haji tahun ini menjadi pelengkap dari banyak kegagalan pemerintah lainnya.

Gagal meningkatkan ekspor komoditi, gagal membuka lapangan kerja, gagal menahan laju hutang luar negeri, gagal menegakkan HAM, gagal berlaku adil dalam hukum, gagal membangun iklim politik yang demokratis, dan pastinya gagal dalam menunaikan banyak janji.

Rakyat mulai khawatir pemerintah kini akan membawa Indonesia menjadi negara gagal.

M. Rizal Fadillah
Pemerhati politik dan kebangsaan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya