Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Nasdem Minta Anies Baswedan Santai Menyikapi Usulan Politisi PDIP "Duet Puan-Anies"

SENIN, 31 MEI 2021 | 11:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setiap orang yang memiliki potensi nyapres seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah sewajarnya dilirik banyak partai politik.

Begitu dikatakan Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya soal ketertarikan PDI Perjuangan untuk menggandeng Anies sebagai calon wakil presiden mendampingi Puan Maharani.

"Tentu setiap orang yang memiliki potensi memiliki modal politik yang signifikan tentu akan dilirik banyak pihak," ujar Willy, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 31/5).


Namun, meski PDIP sudah menyatakan ketertarikan, Anies diminta untuk tetap santai menyikapi setiap dinamika politik.

Pasalnya, kata Willy, penentuan pasangan capres-cawapres selalu diumumkan parpol atau gabungan koalisi parpol pada menit-menit terakhir pendaftaran.

"Belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, rata-rata di injuri time, ya kita nikmati saja tarian-tarian ini," ucap Willy, anggota DPR itu.

Politisi PDI Perjuangan, Effendi MS. Simbolon mengatakan, bukan tidak mungkin Anies Baswedan akan diusung PDIP pada pilpres mendatang.

Anies bisa dipasangkan dengan politisi utama PDIP, Puan Maharani. Anies menjadi calon wakil presiden untuk Puan.

"Saya punya usul Mba Puan itu dipasangkan sama Anies," kata Effendi dalam webinar bertema "Puan Iri Hati atau Ganjar Tak Tahu Diri", Minggu (30/5).

Pasangan Puan-Anies, bagi Effendi, akan lebih luar biasa daripada PDIP mengusung Puan dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto seperti yang belakangan santer diprediksikan.

"(Puan-Anies) itu baru sesuatu. Kalau Puan-Prabowo menurut saya, tidak ada yang new," pungkas anggota DPR itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya