Berita

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi politisi PDIP Eriko Sotarduga dan Yasonna Laoly/Repro

Politik

Bicara Arti Kemerdekaan, Megawati Curhat Pernah Jadi Pengungsi

MINGGU, 30 MEI 2021 | 18:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengaku pernah menjadi seorang pengungsi.

Presiden kelima RI itu menceritakan pernah menjadi seorang pengungsi bersama sang ibu, Fatmawati di Yogyakarta, tepatnya saat Belanda masih menguasai Indonesia.

"Padahal sudah anak presiden, saya pernah ngungsi juga lho. Kalau inget aku di Kali Code (Yogyakarta) situ, sama ibu saya. Karena bapak saya (Soekarno) dibuang ke Bangka," kata Megawati saat meresmikan 25 kantor baru PDIP daerah secara virtual, Minggu (30/5).


Ia mengisahkan, saat itu keluarganya disuruh tinggal di Istana Yogyakarta dan meminta biaya hidup kepada Sultan Hamengku Buwono IX oleh Belanda. Namun permintaan tersebut ditolak.

"Ibu saya disuruh Belanda tinggal di Istana Yogya, ibu saya mana mau. Marah ibu, jadilah ngungsi, dicarikan tempat di Kali Code," jelas Megawati.

Kisah tersebut ia ceritakan dengan maksud agar semua bisa memahami nikmatnya berada di negara yang merdeka, seperti Indonesia dibanding saat masih dijajah Belanda.

"Jadi tahu arti merdeka itu opo? Yang ada dulu perbudakan. Jangan lupa lho. Kita harus selalu ingat sejarah agar semangat kita selalu muncul. Kita ini berjuang untuk anak cucu kita," demikian Megawati.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya