Berita

Pemotor melampiaskan kekesalan pada pesepeda yang memenuhi jalan/Net

Nusantara

Polda Metro Minta Pesepeda Tidak Arogan Dan Hormati Pemakai Jalan Lain

MINGGU, 30 MEI 2021 | 09:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sesama pengguna jalan harus saling menghormati. Jangan sampai ada arogansi kelompok yang membuat orang lain merugi.

Begitu kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yugo menanggapi viralnya foto pemotor yang mengacungi jari tengah kepada kelompok pesepeda yang memenuhi jalan di daerah Dukuh Atas, Jakarta.

"Hormati sesama pemakai jalan, patuhi UU Lalu Lintas," kata Sambodo seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (30/5).


Sambodo secara khusus berpesan kepada pesepeda agar mereka tidak arogan dengan memenuhi jalan. Tindakan memenuhi jalan itu, kata dia, berpotensi menghalangi pengguna jalan lain untuk menyalip atau mendahului.

"Jangan arogan menguasai seluruh lajur jalan. Beri kesempatan kendaraan bermotor untuk bisa menyalip dari kanan," tandasnya.

Aksi pemotor bernopol AA yang mengacungkan jari tengah kepada rombongan pesepeda road bike sempat viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat pada Rabu (26/5) sekitar pukul 06.30 WIB.

Foto yang beredar ada empat. Awalnya pengendara sepeda motor melintas di sisi kiri jalan, tak berselang lama pengendara motor berhasil memecah rombongan para pesepeda yang berada di sisi kanan jalan.

Setelah berhasil membalap dan berada di posisi paling depan, pengendara motor kemudian mengacungkan jari tengah kepada para pesepeda dengan tangan kiri.

Dugaan kuat, pengendara sepeda motor kesal lantaran para pesepeda mengambil jalur kendaraan bermotor di sisi kanan jalan untuk dilalui sepeda.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya