Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno /RMOL

Bisnis

Sudah Menjalankan Lebih Dulu, Ini Komentar Sandiaga Uno Soal Rencana Work From Bali Ala Menko Luhut Binsar Pandjaitan

SABTU, 29 MEI 2021 | 00:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memboyong PNS dari 7 kementerian bekerja di Bali alias Work From Bali menjadi polemik dan banjir kritik.

Manko Luhut telah menjelaskan, bekerja dari Bali untuk membangkitkan industri pariwisata. Tetapi, rencana itu dinilai hanya membuang-buang uang atau pemborosan.

Soal polemik itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, program work from Bali justru memiliki pengaruh besar pada industri pariwisata yang terpuruk akibat pandemi.


"Karena work from Bali itu 30 persen dari kegiatan kita untuk meningkatkan angka keterhunian hotel, tapi 70 persen memberikan multiplier effect kepada produk-produk ekonomi kreatif UMKM seperti kuliner, suvenir maupun fesyen dan juga kegiatan ekonomi rakyat lainnya," kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (28/5).

Sandiaga mengatakan, jajaran Kemenparekraf sudah lebih dahulu menjalankan program work from Bali. Tepatnya, Sandiaga berkegiatan di Bali sejak kuartal pertama tahun 2021.

''Tingkat efisiensinya sangat tinggi dan kita mendapat nilai tambah yaitu kualitas udara yang bersih, pemandangan yang indah, produktivitas meningkat, tanpa membebani anggaran dan pada saat yang sama kita membantu saudara-saudara kita di Bali," katanya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mengatakan, dia mendukung langkah yang akan dilakukan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi melalui program work from Bali yang diharapkan dapat segera direalisasikan.

Program tersebut diharapkan dapat membantu membangkitkan serta memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Langkah yang akan dilakukan oleh Kemenko Marves kita harapkan bisa finalisasi kuartal ketiga, dengan target yang termasuk ke dalam perumusan sekitar 25 persen ASN yang sesuai dengan bidangnya, bisa mulai berkegiatan di Bali untuk membangkitkan pariwisata dan memulihkan ekonomi kreatif di Pulau Bali," pungkas Sandiaga.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya