Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Net

Politik

Kasih Nilai E Ke Jakarta, Menteri Kesehatan Minta Maaf

JUMAT, 28 MEI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan permintaan maaf terkait dengan pelabelan nilai kepada sejumlah daerah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Untuk DKI Jakarta sendiri, Kemenkes memberikan nilai E atau terburuk dari daerah lain dalam penanganan Covid-19.

"Saya menyampaikan permohonan maaf dari saya pribadi dan sebagai Menteri Kesehatan atas kesimpangsiuran berita yang tidak seharusnya terjadi," kata Menkes Budi diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (28/5).


Budi menjelaskan, penilaian sebenarnya merupakan indikator risiko Covid-19 dalam suatu daerah, bukan semata-mata untuk mengevaluasi kinerja kepala daerah, termasuk Pemprov DKI Jakarta.

"Indikator risiko tidak seharusnya menjadi penilaian kinerja di salah satu provinsi yang terbaik dan tenaga kesehatannya juga sudah melakukan hal-hal yang paling baik," tegas Budi.

Diketahui, polemik ini pertama kali bergulir saat Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono berbicara dalam rapat dengan Komisi IX DPR pada Kamis (27/5) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Dante memberi nilai E terhadap penanganan pandemi Covid-19 di DKI Jakarta. Merujuk skala penilaian Kemenkes, nilai E adalah terburuk dan hanya DKI yang mendapatkannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya