Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Kader Gerindra Masih Menunggu Jawaban Prabowo Subianto Apakah Kembali Nyapres

KAMIS, 27 MEI 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil survei yang mengunggulkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden idaman tidak menjadi penentu bagi Partai Gerindra dalam memutuskan akan mengusung ketua umumnya atau tidak.

Sebelum unggul di berbagai survei, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebutkan, bahwa semua kader Gerindra sudah menyampaikan keinginan agar Prabowo Subianto maju sebagai capres 2024.

Bahkan, keinginan kader itu disampaikan lewat dua forum rapat tinggi Partai Gerindra. Yakni, dalam forum pimpinan nasional, dan kongres luar biasa Partai Gerindra.


"Semua meminta Pak Prabowo untuk maju menjadi calon presiden 2024," ujar Ahmad Muzani di sela-sela Webinar Nasional DPP Partai Gerindra dengan tema "5 Tahun UU Penyandang Disabilitas, Bagaimana Realisasi Pelaksanaannya?" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/5).

"Pertama rapat pimpinan nasional forum tertinggi di bawah kongres, kedua kongres luar biasa forum tertinggi di partai, semuanya meminta Pak Prabowo maju 2024," katanya lagi.

Meski begitu, kata Muzani, Prabowo meminta seluruh kader tidak tergesa-gesa mendorongnya sebagai capres 2024.

"Pak Prabowo meminta semua kader untuk sabar, jangan grasa-grusu. Pak Prabowo mengatakan 'beri kesempatan saya untuk mengabdi, untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan Presiden sebagai Menteri Pertahanan, kemudian pada waktunya saya akan menjawab apa yang diminta seluruh kader'," kata Muzani menirukan ucapan Prabowo.

Lanjut Muzani, semua kader Partai Gerindra pun sedang menantikan bagaimana keputusan Prabowo atas permintaan tersebut.

"Sampai sekarang jawaban itu belum kami dapatkan, kami berharap Pak Prabowo bisa memberi jawaban kepada kami semua seperti yang kami harapkan, sehingga kami bisa mempersiapkan untuk proses pemenangan beliau," ucap wakil ketua MPR itu.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya