Berita

Pesawat yang membawa 8 juta Bulk Vaksin SInovac saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 25 April/Repro

Kesehatan

Terima 8 Juta Dosis Bulk Vaksin Tambahan Dari Sinovac, Jokowi Optimis Pandemi Bisa Berakhir

SELASA, 25 MEI 2021 | 16:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Stok vaksin Covid-19 yang berasal dari Sinovac bertambah. Sebab hari ini, pemerintah menerima kedatangan 8 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin dari perusahaan farmasi asal China tersebut.

Kedatangan vaksin gelombang ke-13 ini diterima oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto.

Tidak sendirian, Airlangga ditemani Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate dan Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.


Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan sikap Presiden Joko Widodo yang meyakini vaksinasi Covid-19 akan menjadi game changer. Yaitu, salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan dalam mengakhiri pandemi ini.

Dia memaparkan, untuk mencapai hal tersebut Indonesia mesti membentuk kekebalan komunal atau herd immunity sebesar 70 persen dari total penduduk, atau sekitar 181,5 juta jiwa yang perlu divaksinasi.

Hingga saat ini, jelas Airlangga, pemerintah sudah merealisasikan pelaksanaan vaksinasi Tahap satu bagi SDM Kesehatan dan Tahap kedua bagi Lansia dan Pejabat Publik.

"Untuk mempercepat tercapainya herd immunity, Pemerintah segera memulai Vaksinasi Tahap Ketiga yaitu bagi masyarakat rentan dengan memperhatikan beberapa aspek seperti aspek geo spasial dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi atau zona merah dan aspek sosial ekonomi," ujar Airlangga usai menyambut kedatangan 8 juta bulk vaksin Sinovac di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (25/5).

Lebih lanjut, Airlangga menyatakan komitmen pemerintah untuk memastikan keamanan (safety), mutu (quality), dan khasiat (efficacy) setiap produk vaksin yang digunakan di Indonesia.

Berdasarkan data yang sudah dia kantongi, vaksin yang sudah diterima pemerintah di antaranya mencakup vaksin jadi Sinovac 3 juta dosis, AstraZeneca 6,4 juta dosis, Sinopharm 1 juta dosis, dan bulk vaksin Sinovac 83,9 juta dosis.

"Masyarakat tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi. Vaksin telah melalui proses evaluasi oleh Badan POM yang juga telah mendapatkan pertimbangan dari ITAGI, WHO, dan para ahli," demikian Airlangga Hartarto menambahkan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya