Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasukannya Ditarik, Australia Tutup Kedutaan Besar Di Afghanistan

SELASA, 25 MEI 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia akan menutup kedutaan besarnya di Kabul setelah memutuskan pasukannya akan angkat kaki dari Afghanistan, mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) dan NATO.

Perdana Menteri Scott Morrison dan Menteri Luar Negeri Marise Payne dalam sebuah pernyataan bersama pada Selasa (25/5) mengatakan, gedung kedutaan Australia di Kabul akan ditutup pada Jumat (28/5).

Keputusan tersebut diambil karena lingkungan keamanan yang semakin tidak pasti di Afghanistan ketika pasukan internasional akan meninggalkan negara tersebut.


Meski begitu, Morrison dan Payne menegaskan, keputusan tersebut tidak mengubah komitmen Australia terhadap Afghanistan maupun rakyatnya.

Nantinya perwakilan Australia akan mengunjungi Afghanistan di sebuah pos di luar Kabul.

Dikutip The Guardian, Australia akan kembali mengutus diplomat menggunakan akreditasi kunjungan, seperti sebelum kedutaan di Kabul dibuka pada 2006.

"Ini adalah harapan Australia bahwa tindakan ini bersifat sementara dan kami akan melanjutkan kehadiran permanen di Kabul begitu keadaan memungkinkan," tambah pernyataan bersama tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Afghanistan mengatakan pemerintah mengetahui dan menghormati keputusan Australia untuk menutup kedutaan.

Kementerian juga berterima kasih kepada pemerintah Australia atas dukungannya selama dua dekade terakhir.

Australia memutuskan untuk menarik pasukannya dari Afghanistan setelah Presiden Joe Biden mengumumkan penarikan 2.500 pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan paling lambat pada 11 September.

Keputusan tersebut juga diikuti oleh NATO.

Di Afghanistan, Australia memiliki 80 tentara yang tersisa sebagai bagian dari misi NATO. Totalnya, NATO memiliki hampir 10 ribu tentara dalam misinya di Afghanistan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya