Berita

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (tengah)/RMOLJateng

Kesehatan

42 Nakes RSUD Cilacap Tertular Covid-19 Varian Baru Dari ABK Filipina

MINGGU, 23 MEI 2021 | 16:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 42 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Cilacap terkonfirmasi Covid-19 varian baru B 1617 dari India.

Tenaga kesehatan ini diketahui tertular saat penanganan Anak Buah Kapal (ABK) kapal MV Hilma Bulker yang sandar di pelabuhan Cilacap.

Atas munculnya varian Covid baru di Cilacap, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta BNPB melakukan isolasi terpusat.


Ia mengungkapkan, diketahuinya nakes RSUD Cilacap yang terkonfirmasi Covid-19 varian B 1617 berawal ketika nakes tersebut menangani 13 orang warga Negara Filipina yang bekerja sebagai ABK MV Hilma Bulker.

"Hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI menunjukkan ABK tersebut teridentifikasi terkonfirmasi positif Covid-19 varian B 1617,” kata Bupati Tatto diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (23/5).

Tatto menjelaskan, hasil tracing contact tenaga kesehatan RSUD Cilacap yang terlibat dalam penanganan Covid-19 klaster ABK kapal tersebut menunjukkan 42 nakes teridentifikasi konfirmasi positif Covid-19.

"Dari sejumlah nakes itu, sebagian sedang dilakukan pemeriksaan spesimen  sampel lanjutan ke laboratorium UGM Yogyakarta,” kata Tatto.

Atas munculnya varian Covid B1617 dari India ini, pihaknya telah berkirim surat ke BNPB untuk penanganan isolasi terpusat.

"Penyediaan tempat isolasi terpusat, misalnya di hotel atau penginapan bagi pasien yang tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah dan juga tidak dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya