Berita

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Muhyiddin Junaidi /Net

Politik

MUI Ingin Indonesia Seperti Turki Mampu Yang Gabungkan Megaphone Dan Silent Diplomacy

MINGGU, 23 MEI 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia harus mampu seperti Turki yang tidak sekadar menggunakan jalur diplomasi untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina menghadapi Israel.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Muhyiddin Junaidi menilai bahwa seharusnya Indoensia mengambil peran penting dan tidak hanya menggunakan jalan aktif diplomasi.

Menurutnya, Indonesia harus seperti Turki yang mampu bersuara lantang sekaligus bergerak secara senyap terkait konflik Israel-Palestina.


"Kita harus mampu menggabungkan antara megaphone diplomasi dan silent diplomacy. Kita sudah banyak berbuat, tapi di dunia internasional kita belum bisa bersaing dan bermain dengan cantik seperti yang dilakukan saudara-saudara kita di Turki," ujarnya dalam acara silaturahmi dan Halal Bi Halal Virtual DTN Persaudaraan Alumni 212 yang disiarkan di akun YouTube FNN TV, Sabtu (22/5).

Indonesia, sambungnya, bisa mendorong para pemimpin negara-negara Islam untuk memainkan peran maksimal secara langsung. Dia yakin jika umat Islam kuat, maka tidak akan ada yang bisa dipermainkan oleh pihak lain.

"Kita yang harus memegang kendali dunia, arah dunia seharusnya berada di tangan umat Islam, bukan berada di tangan musuh-musuh Islam. Karena itu kalau kita kuat insyaallah kita tidak dipermainkan oleh siapapun di dunia ini," ujarnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya