Berita

Kapolri Listyo Jenderal Sigit Prabowo/Net

Politik

JAMMI Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo

JUMAT, 21 MEI 2021 | 10:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Program Prediktif, Responsibilitas, Transparan Berkeadilan (Presisi) yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo  Sigit Prabowo telah membawa institusi kepolisian menjadi lebih humanis dalam mengayomi masyarakat.

Atas alasan tersebut, Jaringan Aktivis Mahasiswa Muslim Indonesia (JAMMI) mengapresiasi 100 hari kerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Ketua JAMMI, Fadli Rumakefing mengakui bahwa 100 hari memang waktu yang singkat dan butuh waktu lebih banyak lagi untuk mengejawantahkan Presisi di tengah-tengah sosial kehidupan masyarakat.


Namun demikian, perbaikan serta pembenahan institusi kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo harus didukung. Mulai dari penegakan hukum yang mengutamakan rasa keadilan, peningkatan sistem kerja kepolisian yang terintegrasi, serta sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Program Presisi Kapolri yang merupakan satu kesatuan dari Prediktif, Responsibilitas, Transparan Berkeadilan yang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga Presisi mendapat tempat di hati masyarakat,’ ujarnya kepada wartawan, Jumat (21/5).

Peran kepolisian, sambung Fadli, sangat dibutuhkan di masa pandemi Covid-19. Khususnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat untuk memutus matarantai dan penyeabaran virus.

“Bisa kita lihat bagaimana kepolisian bekerja membantu pemerintah di wilayah hukum masing-masing menertibkan masyarakt agar tidak berkerumunan, mengutamakan keamanan, keselamatan dan kesehatan bersama,” ujarnya,

“Olehnya itu, bersama kita dukung program presisi yang proaktif dan responsif dalam membangun institusi kepolisian sebagai salah satu lembaga penegak hukum yang lebih baik,” demikian Fadli.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya