Berita

RS Darurat Wisma Atlet/Net

Politik

Presiden Jokowi: BOR Wisma Atlet Berangsur Turun, Kemarin Tinggal 15 Persen

KAMIS, 20 MEI 2021 | 12:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tingkat keterisian tempat tidur untuk perawatan (Bed Occupancy Ratio/BOR) di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran menunjukkan tanda-tanda sebaran Covid-19 sudah dapat dikendalikan.

BOR RS Darurat Wisma Atlet sendiri sempat melonjak mencapai 90 persen. Namun kini, kata presiden Joko Widodo sudah menurun secara signifikan.

“Angka tersebut berangsur turun dan kemarin (Rabu, 19/5), BOR Wisma Atlet tinggal 15 persen,” tegasnya lewat akun media sosialnya, Kamis (20/5).


Namun demikian, Jokowi mengingatkan bahwa semua pihak tetap tidak boleh lengah. Sebab pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Kepada kepala daerah, Presiden Joko Widodo menekankan untuk terus memantau indikator pengendalian pandemi di daerah masing-masing.

“Dengan begitu, pemerintah daerah dapat segera menyiapkan langkah taktis dan terukur dalam menekan penyebaran kasus di wilayah mereka,” tegasnya.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan bahwa keberhasilan ini terjadi berkat berjalannya tindak pencegahan yang dilakukan secara simultan. Mulai dari penerapan protokol kesehatan ketat hingga program vaksinasi.

Doni berharap apa yang sudah baik ini dapat tetap dipertahankan. Tidak hanya oleh pihak RS Wisma Atlet, tetapi juga oleh seluruh kepala daerah.

Sementara itu, Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen Tugas Ratmono menjelaskan bahwa pihanya menyediakan hingga 10 ribu tempat tidur dalam menghadapi arus balik ke Jabodetabek.

“Kita punya kapasitas 5.000 orang. Kalau ada lonjakan sangat tinggi, maka kapasitas bisa penuh. Kita bisa mengembangkan menjadi 10 ribu tempat tidur,” tegasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya