Berita

Ilustrasi konsumen/RMOL

Bisnis

Survei IPSOS: Konsumen Indonesia Paling Optimis Akan Adanya Pemulihan Ekonomi Enam Bulan Ke Depan

KAMIS, 20 MEI 2021 | 01:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya pemulihan ekonomi di 6 negara ASEAN masuk ke dalam materi survei IPSOS Indonesia yang mengaitkannya dengan tingkat kepercayaan konsumen.

Managing Director IPSOS Indonesia, Soeprapto Tan menjelaskan, survei yang dilakukannya mengambil sampel sebanyak 500 orang dari enam negara ASEAN.

Dia menuturkan, konsumen di Indonesia menjadi sampel survei yang mayoritas di dalamnya mangaku optimis dengan pemulihan ekonomi nasional. Perolehannya melebihi Malaysia, Siangpura, FIlipina, Thailand dan Vietnam.


"Menariknya, di dua kali survei menunjukkan bahwa konsumen Indonesia yang paling optimis akan adanya pemulihan ekonomi dalam enam bulan ke depan,” ujar Soeprapto Tan dalam diksusi 'Keyakinan Konsumen Kembali Optimis' yang diselenggarakan FMB9, Rabu (19/5).

Pada survei pertama IPSOS di periode September 2020, optimisme konsumen Indonesia menunjukkan angka 75 persen. Sementara pada survei kedua bulan Februari 2021 menunjukkan angka optimisme
hingga 76 persen.

Optimisme konsumen di Indonesia diyakini Soeprapto tumbuh salah satunya karena pemerintah memberikan stimulus ekonomi yang tepat selama pandemi.

“Saya kira program-program stimulus dan bantuan dana tunai yang dilakukan pemerintah ditambah program vaksinasi sangat berpengaruh dalam optimisme konsumen Indonesia,” paparnya.

Masih dalam survei IPSOS, ada Soeprapto Tan menyebutkan bahwa tiga kategori yang tergolong stabil dalam menyokong perekonomian Indonesia antara lain makanan dan minuman, personal care, dan cleaning product.

Selain itu ada kategori lainnya yang juga memberikan sumbangsih positif terhadap persepsi konsumen. Yaitu, kategori produk konsumsi seperti sektor pakaian, restoran dan cafe, serta travel.

“Ini memang sejalan dengan inisiatif Kemenparekraf yang mendorong agar industri hotel restoran dan cafe bergerak di masa pandemi ini,” demikian Soeprapto Tan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya