Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengenakan syal berbendera Palestina saat bersilaturahmi dengan pengurus Yayasan As Syafiiyah di Jatiwaringin, Bekasi/Ist

Politik

Ketum PAN: Membela Palestina Bukan Soal Agama, Tapi Kemanusiaan Dan Amanat Konstitusi

RABU, 19 MEI 2021 | 16:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua elemen masyarakat di Indonesia harus berada pada satu posisi yang tegas dalam menyikapi konflik Palestina-Israel, yaitu memberi dukungan penuh untuk Palestina.

Penegasan ini disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang tengah gencar menggalang dukungan untuk membantu rakyat Palestina dengan menemui tokoh-tokoh dan pimpinan ormas Islam.

Pada hari ini, Rabu (19/5), Zulkifli Hasan menemui pengurus Yayasan As Syafiiyah di Jatiwaringin, Bekasi dan pimpinan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Senen, Jakarta Pusat.


Di Jatiwaringin, Zulkifli Hasan disambut langsung Ketua Yayasan Prof. Dailami Firdaus dan 70 santri yang berasal dari seluruh Indonesia. Sementara di Kantor DDII diterima oleh Ketua Umum DDII Adian Husaini dan jajaran.

Di dalam dua pertemuan tersebut, pria yang akrab disapa Zulhas ini menekankan bahwa membela Palestina merupakan amanat dari konstitusi negara. Di mana dalam Pembukaan UUD 1945 jelas tertulis bahwa ‘penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan’

“Jadi bangsa Indonesia harus membela Palestina yang terjajah, tidak ada pilihan lain. Harus tegas," ujarnya yang tampil dengan menggunakan syal berbendera Palestina.

Wakil ketua MPR RI ini menekankan bahwa pembelaan terhadap Palestina juga bukan soal isu agama, tetapi lebih pada kemanusiaan.

"Di Gaza, di Palestina, banyak warga beragama Kristen dan Katolik. Jadi membela Palestina bukanlah isu agama. Ini pembelaan kita terhadap kemanusiaan. Sesuai amanat konstitusi,” tekannya.

Menurutnya, semua pihak harus tegas menyuarakan dukungan kepada Palestina. Sebab dukungan dan solidaritas itu penying untuk membantu lobi politik di forum-forum internasional.

“Di level individu, kita bisa berdonasi. Paling tidak, mendukung dan mendoakan,” tutupnya.

Dalam kunjungan ini, Zulhas didampingi oleh Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Daulay.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya