Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Banyak Pejabat Pajak Tertangkap, Masih Saja Warganet Percaya Menkeu Tak Terlibat

SELASA, 18 MEI 2021 | 17:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kongkalikong atau main mata antara wajib pajak kakap dengan petugas pajak sudah sering terjadi di negeri ini. Teranyar adalah kasus yang melibatkan mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Angin Prayitno Aji.

Angin bersama lima orang lainnya, mulai dari petugas pajak, konsultan pajak, dan kuasa hukum wajib pajak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Februari 2021.

Angin diduga menyetujui, memerintahkan, dan mengakomodir jumlah kewajiban pembayaran pajak yang disesuaikan dengan keinginan dari wajib pajak atau pihak yang mewakili wajib pajak. Pemeriksaan perpajakan juga diduga tidak berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku.


Namun demikian, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menyayangkan tidak adanya punishment terhadap Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

“Sudah banyak pejabat pajak tertangkap suap atau korupsi di era Menkeu SMI. Kongkalikong dengan para wajib pajak ‘kakap’ terjadi,” sindirnya kepada redaksi, Selasa (18/5).

Iwan Sumule menekankan bahwa pimpinan Dirjen Pajak adalah Sri Mulyani. Namun demikian, Sri Mulyani selalu dicitrakan bersih tanpa sedikitpun ada kecurigaan bahwa yang bersangkutan terlibat.

“Sekian lama dan sekian banyak pejabat tertangkap, nitizen percaya Menkeu tak terlibat?” tegasnya.

Teranyar, Iwan Sumule menyinggung dugaan penyulundupan sepeda lipat Brompton. Sepeda ini merupakan barang bawaan rombongan Menkeu Sri Mulyani Indrawati, saat pulang dari perjalanan dinas pertemuan investor di Amerika Serikat pada 11 November 2019 silam.

Kini kasuus tersebut sedang dituntut ke pengadilan. Lembaga Pengawalan Pengawasan dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) menjadi pihak yang mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait dugaan tindak pidana kepabeanan pada pengiriman sepeda Brompton dalam rombongan Sri Mulyani tersebut.

LP3HI menduga tindak pidana penyelundupan sepeda Brompton dalam rombongan Sri Mulyani itu tidak diajukan oleh Direktur Jendral Bea dan Cukai (DJBC) selaku Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) maupun Jaksa Agung sebagai penuntut umum.

Baca: Dugaan Penyelundupan Sepeda Brompton Oleh Sri Mulyani, LP3HI Ajukan Pra Peradilan Ke PN Jaksel

“Semoga kasus ini menjadi pembuka kotak pandora,” demikian Iwan Sumule.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya