Berita

Jumpa pers Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Sirodj, usai melakukan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun, di Jakarta Pusat, Senin, 17 April/Repro

Dunia

Temui Dubes Palestina, PBNU Keluarkan Lima Sikap Terkait Agresi Militer Israel

SELASA, 18 MEI 2021 | 03:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Agresi Militer Israel terhadap Palestina dan warganya juga diikuti dan menuntut Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk bersikap.

Ada lima poin pernyataan sikap PBNU yang dibacakan Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Sirodj, usai melakukan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun, di Jakarta Pusat, Senin (17/5).

"Pertama, mengutuk keras dan mengecam keras agresi Militer Israel yang telah memporak-porandakan Palestina, merenggut nyawa-nyawa warga sipil yang tidak berdosa," ujar Said Aqil dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/5).


"Hentikan segera agresi Militer Israel terhadap Palestina. Ini merupakan tragedi kemanusian yang tidak bisa dibiarkan dan ditolerir," sambungnya.

Kemudian sikap yang kedua, Said Aqil menyampaikan bahwa PBNU mendorong upaya gencatan senjata dari kedua belah pihak, agar bantuan kemanusian bisa masuk dan kondisi Palestina pulih seperti sedia kala.

Sikap ketiga, PBNU mendesak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk segera melakukan langkah cepat menyepakati gencatan senjata.

"Ini sebagai bagian dari tanggung jawab komunitas internasional dalam menyikapi konflik yang menciderai kemanusian," imbuh Said Aqil.

Adapun dalam sikap yang keempat, PBNU mendorong pemerintah Indonesia untuk menggalang dan mengambil upaya pening dalam mewujudkan Pancasila, sekaligus mengakhiri konflik kemanusian yang terjadi, sehingga menciptakan perdamaian dan keamanan dunia.

Untuk sikap yang kelima, PBNU mendukung kemerdekaan Palestina, sebagaimana yang dinyatakan dalam Muktamar ke-13 NU di Menes, Banten tahun 1938.

"Bagi kami, Palestina adalah bangsa berdaulat, Kami juga mendorong seluruh pihak untuk melakukan dialog agara kkerasan tidak terjadi lagi dalam upaya penegakan kedaulatan Palestina," tutur Said Aqil.

"Mari berbuat semaksimal yang bisa kita lakukan, demi menjaga solidaritas sesama Muslim, demi terhapusnya penjajahan di muka bumi dan demi tegaknya hak-hak asasi kemanusian yang menjunjung tinggi prinsip kemerdekaan dan kedaulatan," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya