Berita

Ilustrasi vaksinasi untuk kelompok lanjut usai (Lansia) yang dilakukan petugas kesehatan/Net

Kesehatan

Lebaran Usai, Kemenkes Genjot Vaksinasi Untuk Kelompok Lansia

SELASA, 18 MEI 2021 | 02:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyuntikkan vaksin Covid-19 untuk kelompok lanjut usia (Lansia) akan digenjot pemerinta paska Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam jumpa pers usai Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/5).

“Sesudah kita agak mengurangi laju vaksinasi karena kurangnya jumlah vaksin di akhir April dan juga masuk bulan Ramadan dan Lebaran, ini saatnya kita menggenjot kembali vaksinasi,” ujar Budi dikutip melalui website Sekretariat Kabinet, Selasa (18/5).


Dalam vaksinasi nanti, Budi memastikan satu kelompok prioritas penerima vaksin akan ditingkatkan. Sebab, kelompok ini merupakan orang-orang yang memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi terhadap Covid-19.

"Tolong pastikan vaksinasinya ditingkatkan lagi, diperbanyak lagi terutama untuk para lansia karena merekalah yang paling rentan, kemungkinan masuk rumah sakitnya tinggi, dan wafatnya tinggi,” tuturnya.

Budi mengungkapkan, saat ini ada dua wilayah yang memiliki cukup banyak lansia sudah divaksin. Sementara, daerah yang memiliki fatality rate tinggi seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, belum maksimal.

"Lansia yang paling banyak divaksin adalah DKI Jakarta dan Bali, dan itu mudah-mudahan bisa mengurangi jumlah orang yang masuk rumah sakit dan wafat,” imbuhnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya