Berita

Pengamat sosial politik, Muslim Arbi/Net

Politik

Pengamat: Kerumunan Di Tempat Wisata Jakarta Kesalahan Pemerintah Pusat

MINGGU, 16 MEI 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kerumunan yang terjadi di sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta merupakan kesalahan pemerintah pusat yang memiliki kebijakan yang tidak serius dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Pengamat sosial politik, Muslim Arbi menilai pemerintah pusat tidak konsisten dalam penanganan pandemi. Karena, larangan kerumunan hanya diarahkan terhadap pemudik atau pergerakan masyarakat dari satu kota ke kota lainnya.

"Kalau dilihat dari kebijakan pusat untuk menggenjot parawisata, maka kerumunan wisata di Ancol, TMII, dan Ragunan itu kesalahan pemerintah pusat," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/5).


Menurutnya, kebijakan membuka wisata ini juga bertolak belakang dengan larangan ziarah ke makam dan mudik lebaran.

Jika alasannya untuk mendatangkan uang, Muslim menilai bahwa seharusnya mudik dan ziarah dibuka karena hal tersebut juga menghasilkan uang.

"Tapi nyata pemerintah ambivalen, larangan mudik di perketat dan bahkan sangat keras, larangan ziarah ke makam-makam juga. Sedang wisata dibuka lebar-lebar,” tuturnya.

Atas alasan tersebut, Muslim menilai dibukanya tempat wisata di DKI bukan kesalahan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Bukan kesalahan Gubernur Anies, tapi kesalahan pemerintah pusat untuk menggenjot pemasukan, karena pusat sekarang tidak ketemu cara untuk pemasukan kas negara selain utang. Kalau DKI dapat pemasukan besar dari wisata, pusat kan kebagian juga, minimal utang pusat ke DKI," pungkas Muslim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya