Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Tutup Wisata, Demokrat: Begitulah Pemimpin, Jangan Contoh Yang Budeg Kritik

MINGGU, 16 MEI 2021 | 07:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara tempat wisata mendapat pujian dari Partai Demokrat. Adapun langkah penutupan diambil lantaran pengunjung pariwisata membludak dan dianggap melanggar protokol kesehatan, khususnya soal larangan kerumunan.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief menyampaikan rasa terima kasihnya lantaran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mau mendengarkan kritik dari masyarakat. Sehingga, berbuah kebijakan yang pro dengan rakyat.

“Terima kasih Gubernur Anies, yang bergerak cepat menutup tempat wisata. Begitulah pemimpin, mau mendengar masukan. Jangan contoh beberapa pimpinan lain yang budeg atas kritik,” tegasnya, Minggu (16/5).


Lebih lanjut, dia meminta kepada Gubernur Anies untuk konsentrasi penuh dalam penanganan Covid-19.

Andi Arief mengingatkan bahwa Jakarta merupakan  tulang punggung Indonesia melawan Covid-19. Jangan sampai Jakarta ikut-ikutan meneluarkan ajakan bombastis demi mengejar pertumbuhan ekonomi dengan wisata. Seperti membuka mal, tempat wisatam dan lainnya yang mengundang kerumunan.

“Pemimpin harus berkarakter,” pesannya.

Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara tempat wisata. Tempat wisata yang ditutup adalah Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta Taman Margasatwa Ragunan.

Penegasan itu disampaikan langsung Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya dalam sebuah surat edaran yang diberikan kepada pengelola tiga tempat wisata itu. Surat edaran itu tertanggal Sabtu (15/5).

Kawasan usaha pariwisata akan dibuka kembali pada tanggal 18 Mei 2022.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya