Berita

Kapal perang Jepang/Net

Dunia

Sinyal Untuk China, Jepang Latihan Militer Bersama AS Dan Prancis

SELASA, 11 MEI 2021 | 15:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang, bersama dengan Amerika Serikat (AS) dan Prancis, menggelar latihan militer gabungan untuk pertama kalinya.

Latihan militer dilakukan di Jepang barat daya untuk memberikan sinyal kepada China yang meningkatkan agresivitasnya di Laut China Timur dan Selatan.

Latihan tersebut mencakup latihan jet tempur dan operasi amfibi, akan diadakan di wilayah Kyushu dan di laut dengan protokol kesehatan.


Jepang sendiri mengerahkan sebuah kapal selam dan enam kapal perang. Sementara Prancis mengirim dua kapal, AS dan Australia masing-masing satu.

Latihan militer selama sepekan itu melibatkan 300 tentara dari tiga negara.

"Latihan itu tidak diragukan lagi mencegah perilaku China yang semakin agresif di kawasan," ujar kepala Institut Studi Dunia di Universitas Takushoku, Takashi Kawakami, seperti dikutip AFP.

"Dalam jangka panjang, komitmen Eropa di Indo-Pasifik dapat mengarah pada hubungan yang lebih erat antara Jepang dan NATO, sesuatu yang diadvokasi oleh mantan perdana menteri Shinzo Abe," tambahnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, China telah meningkatkan aktivitasnya di sekitar pulau Senkaku yang dikelola Jepang, dan diklaim Beijing sebagai Diaoyu.

Selain itu, China juga semakin aktif melancarkan klaim sembilan garis putus-putusnya di Laut China Selatan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya