Berita

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Repro

Kesehatan

Karena Dibantu Jokowi Dan Airlangga, Menkes Pastikan Stok Vaksin Mengalami Kenaikan Di Bulan Mei

SELASA, 11 MEI 2021 | 01:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Stok vaksin Covid-19 yang sempat menurun karena digunakan untuk mengakselerasi cakupan penerima, dipastikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, akan tercukupi pada bulan Mei.

Dia menerangkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam menghadirkna stok vaksin untuk bulan Mei ini turut dibantu oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"“Alhamdulillah dengan bantuan banyak kementerian, Pak Airlangga juga banyak bantu, Pak Presiden banyak bantu, sehingga stok kita akan naik lagi di bulan Mei ini,” ujar Budi dalam jumpa pers usai Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (10/5).


Mantan Wakil Menteri BUMN ini memastikan bahwa pemerintah akan terus berupaya mencukupi ketersediaan vaksin untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

Budi menerangan, hingga tanggal 9 Mei cakupan vaksinasi telah mencapai sekitar 22 juta dosis dengan kapasitas vaksinasi mencapai 500 ribu per hari.

“Kita menembus angka (cakupan vaksinasi) 10 juta (dosis) sejak 13 Januari itu di 26 Maret, 20 juta itu di tanggal 30 April. Jadi dari dalam sebulan kita bisa naik 10 juta. Ini membuat totalnya kita sudah sampai sekarang Rp22 juta (dosis),” paparnya.

Adapun dengan ketersediaan vaksin yang kembali tinggi, Budi meminta jajaran pemerintah di daerah bisa kembali mengakselerasi laju penyuntikkan vaksin.

“Pesan saya ke seluruh aparat di daerah kita mulai menggenjot lagi ya karena jumlah stok vaksinnya sudah cukup. Di bulan Mei sesudah Lebaran segera kita genjot lagi vaksinasinya untuk bisa naik," ungkapnya.

"Kalau bisa kita coba menyentuh satu juta per bulan di bulan Juni,” demikian Budi Gunadi Sadikin.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya