Berita

Alexander Murakhovsky/Net

Dunia

Dokter Yang Merawat Alexei Navalny Di Serbia Tiba-tiba Menghilang Di Hutan

SENIN, 10 MEI 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny, harus dilarikan ke rumah sakit di Siberia karena dugaan keracunan agen saraf Novichok. Ketika itu, Navalny dirawat oleh Alexander Murakhovsky.

Kabar terbaru menyebut, Murakhovsky yang merupakan Menteri Kesehatan Wilayah Omsk telah menghilang di hutan setempat.

Kementerian Dalam Negeri pada Minggu (9/5) melaporkan, Murakhovsky menghilang ketika sedang berburu menggunakan sepeda quad pada Jumat (7/5).


"Pada 8 Mei 2021, polisi menerima laporan bahwa Murakhovsky A. G. meninggalkan markas berburu di desa Pospelovo, distrik Bolsheukovsky di wilayah Omsk, dengan sepeda quad pada 7 Mei dan keberadaannya saat ini tidak diketahui," kata kementerian, seperti dikutip Sputnik.

Saat ini polisi sedang melakukan operasi pencarian di daerah tersebut. Polisi juga dibantu oleh relawan, pasukan penjaga nasional, pengawas perburuan, hingga warga sekitar. Sebanyak 10 petugas layanan darurat juga dikerahkan untuk bergabung dengan tim pencarian.

Proses pencarian juga mengerahkan helikopter dan drone.

"Upaya pencarian sangat rumit karena medan yang sulit dan daerah berawa," tambah kementerian.

Sejauh ini, regu pencari baru berhasil menemukan sepeda quad milik Murakhovsku yang terparkir sekitar 6,5 kilometer dari markas perburuan.

Murakhovsky sebelumnya bekerja sebagai dokter kepala di Rumah Sakit Darurat Omsk No. 1, tempat Navalny dipindahkan setelah dia jatuh sakit di dalam penerbangan dari Tomsk ke Moskow pada bulan Agustus.

Ia kemudian tidak sadarkan diri sehingga pesawat mendarat darurat di Siberia. Navalny sendiri kemudian diterbangkan ke Jerman untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya