Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un/Net

Dunia

Mengenal Tiga Gagasan Partai Pekerja Korea Yang Ditekankan Kim Jong Un

MINGGU, 09 MEI 2021 | 14:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah menekankan tiga gagasan yang dipegang oleh Partai Pekerja Korea (WPK) sejak awal didirikan pada 10 Oktober 1945, hingga selamanya.

Tiga gagasan tersebut adalah "percaya pada rakyat seperti di surga", "kesatuan pikiran", dan "kemandirian". Ketiganya ditekankan oleh Kim Jong Un dalam Kongres WPK ke-8 awal tahun ini.

Percaya pada rakyat seperti di surga merupakan semboyan bagi Presiden seumur hidup Kim Il Sung, Ketua Komisi Pertahanan Nasional Kim Kim Jong Il, dan Presiden Urusan Negara Kim Jong Un.


"Dengan ideologi ini, rakyat di RRD Korea menjadi makhluk paling berharga di dunia, dan RRD Korea dibangun dan dikonsolidasikan sebagai negara sosialis yang berpusat pada massa di mana rakyat menjadi tuan atas segala sesuatu dan segala sesuatu yang melayani rakyat," begitu keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Minggu (9/5).

Sementara ideologi kesatuan pikiran merupakan salah satu tanda paling berbeda dari RRD Korea. RRD Korea adalah negara di mana persatuan pemimpin dan rakyat menjadi landasan fundamental dari sistem politik nasional.

Dengan kesatuan pikiran, RRD Korea dapat menggunakan martabatnya sebagai kekuatan politik yang tidak tunduk pada kebingungan politik dan tidak takut akan musuh yang kuat.

Terakhir, kemandirian adalah filosofi yang secara konsisten ditekankan di setiap tahap perkembangan RRD Korea modern, kekuatan pendorong yang kuat untuk pembangunan kekuatan sosialis, dan pilar spiritual yang kokoh dari rakyat Korea.

Dengan semangat kemandirian, rakyat Korea mampu membangun ekonomi nasional yang mandiri yang tidak dapat diombang-ambingkan oleh sanksi apapun oleh kekuatan musuh dan tidak dapat diguncang oleh fluktuasi ekonomi global. Berdasarkan itu, mereka mampu meluncurkan satelit bumi buatan dan mendapatkan penangkal perang nuklir yang kuat.

Namun, mengapa WPK secara khusus menekankan ketiga ideologi tersebut saat ini?

Pertama, ini adalah tekad yang teguh dari WPK untuk sepenuhnya mematuhi pikiran dan perbuatan Kim Il Sung dan Kim Jong Il. WPK akan terus berpegang teguh pada ketiga ideologi ini, dengan teguh menjunjung tinggi sifat sejati sosialisme gaya Korea.

"Semakin memperkuat kekuatan force majeure dari persatuan yang berpikiran tunggal, dan mencoba untuk mengembangkan potensi pembangunan nasional yang lebih kuat," tambah keterangan tersebut.

Alasan lainnya adalah, ketiga ideologi tersebut dapat meningkatkan kekuatan subjektif dan batin dari konstruksi sosialis untuk mengatasi cobaan dan tantangan yang ada, serta mencapai kemenangan baru di segala bidang.

Dengan adanya sanksi dari kekuatan musuh dan krisis kesehatan global, WPK berupaya memperkuat diri di segala bidang.

Dengan mewujudkan ketiga ideologi tersebut, WPK dapat meningkatkan kekuatan kepemimpinannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya