Berita

Bentrokan antara warga Palestina dengan aparat keamanan Israel di Yerusalem/Net

Dunia

NU Inggris Raya Dorong Indonesia Jadi Juru Damai Palestina-Israel

MINGGU, 09 MEI 2021 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Nahdlatul Ulama (NU) Inggris Raya mengecam kekerasan yang terjadi di Yerusalem, dan mendorong pemerintah Indonesia untuk bertindak lebih konkret.

Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa NU Inggris Raya Munawir Aziz menyesalkan insiden penggusuran warga Palestina oleh Israel baru-baru ini.

"Kami dari Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Inggris mengecam tindakan sewenang-wenang dan aksi kekerasan yang terjadi," ungkap Munawir dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (9/5).


Munawir mengatakan, konflik yang terjadi di antara Israel dan Palestina merupakan cerminan di kawasan dan global. Pangusiran paksa dan kekerasan yang terjadi dengan jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan hukum humaniter internasional.

"Apalagi kekerasan terjadi di penghujung Ramadhan, tentu ini menyebabkan dampak yang besar, terutama bagi komunitas muslim... Jangan sampai memancing kekerasan yang lebih luas," lanjut Munawir.

Dalam pernyataannya, Munawir mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah konkret atas proses perdamaian Israel-Palestina.

"Pemerintah Indonesia harus mengambil sikap yang lebih konkret untuk perdamaian Israel-Palestina. Selama ini komunikasi dengan pihak Palestina sudah sangat bagus, maka harus ada cara agar Indonesia juga berkomunikasi dengan otoritas Israel," jelasnya.

Sejauh ini, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Tetapi kerja sama ekonomi berjalan melalui perantara dengan negara lain.

Untuk menginisiasi perdamaian, Munawir menuturkan, perlu ada komunikasi antarpihak yang bertikai.

"Kalau Indonesia mau menjadi juru damai, ya harus siap berkomunikasi dengan kedua belah pihak. Tujuannya apa? Jelas dalam rangka perdamaian, sekaligus menguatkan kedaulatan warga Palestina," tambahnya.

Ia juga mendorong agar warga Nahdliyyin di seluruh dunia dan komunitas Muslim mendukung perdamaian Israel-Palestina, mengecam kekerasan, dan mendoakan yang terbaik bagi perdamaian di Timur Tengah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya