Berita

Menkes Budi Gunadi Sadikin/Net

Kesehatan

Menkes: Tanpa Vaksinasi, Risiko Biaya Kesehatan Akibat Covid-19 Bisa Meledak

SABTU, 08 MEI 2021 | 21:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendukung gerakan masyarakat yang bertujuan mempromosi dan preventif terkait penyebaran virus corona baru (Covid-19). Termasuk program vaksinasi Covid-19.

Dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat, penanggulangan pandemi Covid-19 di tanah air, diyakini akan berjalan optimal.  

"(Biaya) dari angka di bawah Rp1juta hingga ratusan juta menunjukan bahwa kalau fokusnya banyak di sisi kuratif, terlambat atau kurang agresif di sisi promotif, akan terjadi lonjakan biaya sampai ratusan kali," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sabtu (8/5).


Budi menuturkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pihaknya sudah menyusun perbaikan rencana strategis kesehatan.

Selain itu, Kemenkes mengatakan mulai tahun 2022 Indonesia akan melakukan vaksinasi untuk 14 antigen secara nasional.

Langkah itu sebagai upaya promotif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan menekan biaya kuratif yang tidak terkontrol.

Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menyambut baik revisi rencana strategis kesehatan terkait program vaksinasi 14 antigen.

Humas IDAI, Hartono Gunardi menilai rencana strategis itu sejalan dengan sikap IDAI yang berpandangan bahwa pemenuhan imunisasi di masa pandemi penting untuk menjaga kesehatan anak.

"Banyak penyakit yang mengancam anak dunia, termasuk Indonesia. Imunisasi ini akan menekan 2juta angka kematian, dan pada masa pandemi ini karena cakupan imunisasi yang berkurang, dikhawatirkan akan meningkatkan risiko kejadian luar biasa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)," katanya.

Meski demikian, di balik ikhtiar bersama untuk melawan pandemi dan melindungi segenap warga Indonesia, disinformasi terkait program vaksinasi bukan tanpa kendala.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya