Berita

Peneliti Formappi, Lucius Karus/Net

Politik

Desakan Pembubaran Komisi VII Kian Ramai, Formappi: Mereka Menyesal Turuti Permintaan Jokowi Lebur Kemendikbud-Ristek?

JUMAT, 07 MEI 2021 | 13:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usulan pembubaran Komisi VII DPR yang disampaikan anggota Komisi VII Fraksi Golkar, Dyah Roro Esti, dalam Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan V, Kamis (6/5) terus menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Menanggapi usulan pembubaran tersebut, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) justru merasa heran dengan sikap DPR. Sebab, usulan itu seolah menjadi penyesalan Komisi VII yang menyetujui melebur Kemenristek menjadi Kemdikbud-Ristek.

"Kenapa setelah diketok, Komisi VII baru mulai keberatan dan seolah-olah ngambek? Padahal mereka sejak awal mendukung keinginan Presiden membubarkan Kemenristek?" kata Peneliti Formappi, Lucius Karus, kepada wartawan, Jumat (7/5).


Menurut Lucius, dalam posisi itu terlihat sistematika kerja DPR juga bermasalah. Kecenderungan untuk langsung mendukung permintaan Jokowi sangat terlihat tanpa ada keberatan atau penggalian wacana yang mendalam terkait dampak kebijakan.

"Setelah mulai merasakan efek dari kebijakan sebagaimana dirasakan oleh Komisi VII, baru mulai ngeluh? Lho ke mana saja suara-suara kritis Komisi VII saat keputusan membubarkan Kemenristek?" kritiknya.

"Apa karena mulai lapar baru bisa bersuara kritis?" demikian Lucius.

Desakan pembubaran Komisi VII DPR RI mulai ramai setelah anggota Komisi VII Fraksi Golkar, Dyah Roro Esti, mengusulkannya dalam Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan V, Kamis (6/5) itu. Bahkan, beberapa anggota Komisi VII DPR dari beberapa fraksi menyatakan sependapat dengan Roro.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya