Berita

Dome of the Rock di kompleks Al Aqsa, Yerusalem, Palestina/Net

Dunia

Palestina-Israel Kembali Panas, Rusia Dorong Pertemuan Kuartet Timur Tengah

KAMIS, 06 MEI 2021 | 12:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mendesak diakhirinya ketegangan di Yerusalem Timur dan Jalur Gaza menjelang pemilihan umum (pemilu) legislatif Palestina pada 22 Mei mendatang.

Desakan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam konferensi pers di Moskow pada Rabu (5/5), menyusul pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyadh al-Maliki.

Lavrov mengatakan, Moskow sedang bekerja sama dengan Kuartet Timur Tengah, yang terdiri dari Rusia, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan PBB, untuk mencapai penyelesaian konflik Palestina dan Israel.


"Tentu saja, kami yakin akan perlunya de-eskalasi lebih awal, yang akan menjadi kepentingan Palestina dan Israel," ujarnya, seperti dikutip Anadolu Agency.

Menurut Lavrov, saat ini pihaknya mempertimbangkan untuk menyelenggarakan pertemuan Kuartet di tingkat menteri luar negeri.

Pertemuan itu digagas setelah Lavrov mendukung gagasan Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk mengadakan konferensi internasional tentang pemukiman Palestina-Israel. Ia menekankan Kuartet harus mempertahankan kontak yang stabil dengan Liga Arab mengenai masalah tersebut.

Sementara itu, Maliki menyatakan dukungan atas upaya untuk menggelar pertemuan Kuartet tingkat menlu. Ia mengakan, hanya Kuartet yang dapat mengaktifkan proses politik antara Palestina dan Israel.

Maliki juga menyadari, mediator permasalah pemukiman Palestina dan Israel tidak dapat dilakukan satu negara. Terlebih pada tahun lalu, pemerintan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump mengambil posisi yang jelas mendukung Israel.

"Kami sangat tertarik untuk mengaktifkan proses politik. Kami melihat ini hanya bisa dilakukan dengan bantuan Kuartet mediator internasional, dan peran Rusia di sini sangat fundamental dan utama," ujar Maliki.

Kuartet Timur Tengah sendiri memang dibentuk untuk mengkonsolidasikan upaya penyelesaian damai konflik Palestina-Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya