Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

WHO Dukung Pengabaian Sementara Kekayaan Intelekual Vaksin Covid-19

KAMIS, 06 MEI 2021 | 11:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung usulan pemerintahan Amerika Serikat (AS) untuk mengabaikan sementara kekayaan intelektual vaksin Covid-19 demi menghentikan pandemi.

Pada Rabu (5/5), Duta Besar AS untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Katherian Tai mengatakan keadaan luar biasa yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 memerlukan tindakan yang luar biasa. Sehingga pemerintahan Presiden Joe Biden mendorong pengesampingan perlindungan kekayaan intelektual pada vaksin yang untuk mengakhiri pandemi.

Tai mengatakan, dengan pengesampingan itu, AS akan bekerja dengan sektor swasta dan mitra lainnya untuk memperluas produksi dan distribusi vaksin.


Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji komitmen AS. Ia mengatakan, pengabaian perlindungan kekayaan intelektual untuk vaksin Covid-19 adalah contoh kuat dari kepemimpinan AS dalam mengatasi tantangan kesehatan global.

"Saya memuji AS atas keputusan bersejarahnya untuk ekuitas vaksin dan memprioritaskan kesejahteraan semua orang di mana pun pada saat kritis. Sekarang mari kita semua bergerak bersama dengan cepat, dalam solidaritas, membangun kecerdikan dan komitmen para ilmuwan yang menghasilkan kehidupan," ujarnya, seperti dikutip ANI News.

"Tetapi saya tidak terkejut dengan pengumuman ini. Inilah yang Saya harapkan dari pemerintahan Presiden Biden," tambahnya.

Sepanjang pandemi Covid-19, WHO telah bekerja sama dengan mitra untuk meningkatkan pengembangan dan distribusi vaksin, diagnostik, dan perawatan melalui Access to Covid-19 Tools Accelerator, yang salah satu pilarnya adalah Fasilitas COVAX.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya