Berita

Ilustrasi/Montage: Reuters

Dunia

Dewan Pengawas Facebook Bergulat Dengan Keputusan Apakah Trump Sudah Boleh Kembali Ke Media Sosialnya

RABU, 05 MEI 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dewan Pengawas Facebook akan memutuskan apakah mantan Presiden AS Donald Trump dapat kembali ke Facebook dan Instagram.

Dewan Pengawas Facebook, atau sering disebut sebagai 'Mahkamah Agung Facebook' dibentuk oleh bos Facebook Mark Zuckerberg, dengan masksud bertugas untuk menilai keputusan moderasi yang sulit atau kontroversial yang dibuat oleh Facebook.

Dewan Pengawas ini terdiri dari jurnalis, aktivis hak asasi manusia, pengacara dan akademisi. Mereka beroperasi sebagai entitas independen, meskipun gaji dan biaya lainnya ditanggung oleh Facebook.


Dewan Pengawas tersebut diharapkan mengumumkan temuannya pada Rabu pagi, waktu setempat, menurut media AS, seperti dikutip dari BBC, Rabu (5/5)

Dewan Pengawas Facebook akan mengumumkan keputusannya bulan lalu tetapi menunda keputusan tersebut untuk meninjau lebih dari 9.000 tanggapan publik terhadap kasus-kasus tersebut, katanya.

Keputusan hari Rabu tentang Trump ditetapkan menjadi keputusan terbesar yang diambil dewan sejak dibentuk tahun lalu. Keputusan tersebut tidak dapat diajukan banding dan tidak dapat dibatalkan oleh karyawan Facebook mana pun.

Trump di-banned dari meda sosial Facebook dan Twitter pada Januari setelah kerusuhan Capitol Hill.

Belakangan, Trump meluncurkan situs web baru pada hari Selasa untuk memberikan wadah bagi pendukung.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya