Berita

Presiden Belarusia, Lukashenko/Net

Dunia

Hadapi Krisis Covid-19, Lukashenko: Sampai Saat Ini UE Dan AS Belum Tawarkan Bantuan

RABU, 05 MEI 2021 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia tengah berjuang mengatasi pandemi di negara itu ketika angka kasus kembali meninggi. Presiden Belarusia Alexandr Lukashento mengatakan, negaranya itu akan terus berjuang demi kesehatan rakyatnya meskipun harus mengeluarkan banyak biaya dan tanpa bantuan dari pihak Uni Eropa maupun Amerika Serikat

"Kami telah menghabiskan banyak uang. Baik Eropa maupun Amerika tidak memberikan bantuan kepada kami," terang Lukashenko dalam pernyataannya pada Selasa (4/5), seperti dikutip dari Tass.

Organisasi Kesehatan Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menekankan agar negara-negara saling mendukung satu sama lain. Namun, pada kenyataannya sampai saat ini tidak ada yang membantu Belarusia, menurut Lukashenko.


Ia menegaskan negaranya akan baik-baik saja dan berupaya untuk tidak menunggu bantuan. Saat ini yang terpenting adalah bagaimana Belarus bisa mengatasi pandemi ini dan mendapat perawatan medis.

"Yah, mereka belum menawarkan bantuan apa pun, kami baik-baik saja dengan itu. Kami tidak meminta bantuan. Namun, mereka berusaha untuk mengencangkan sekrup dan memperburuk situasi di sini," katanya.

Berbeda dengan apa yang disampaikan Lukashenko, misi Uni Eropa untuk Belarus mengatakan kepada kantor berita tut.by news, bahwa di bawah inisiatif Solidaritas untuk Kesehatan Uni Eropa, sebesar 3,8 juta dolar AS telah dialokasikan ke negara itu untuk pembelian peralatan pelindung diri, peralatan medis dan diagnostik.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya