Berita

Haris Rusly Moti/Net

Hukum

Ungkap Kasus Suap Pajak, KPK Ditantang Berani Tersangkakan Haji Isam

RABU, 05 MEI 2021 | 02:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan enam orang tersangka dalam perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016-2017 pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Keenam orang itu adalah, Angin Prayitno Aji (APA) selaku Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada DJP Kementerian Keuangan (Kemenkeu); Dadan Ramdani (DR) selaku Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada DJP; Ryan Ahmad Ronas (RAR) selaku konsultan pajak.

Selanjutnya, Aulia Imran Maghribi (AIM) selaku konsultan pajak; petinggi Bank Panin Veronika Lindawati (VL) selaku kuasa wajib pajak; dan Agus Susetyo (AS) selaku konsultan pajak.

Aktivis Petisi 28 Haris Rusly Moti mengapresiasi keberanian Firli Bahuri yang menetapkan petinggi Bank Panin sebagai tersangkap suap pajak.

Haris kemudian mengatakan, dirinya menunggu keberanian KPK menetapkan Haji Isam Tersangka. Termasuk menyita ase dan membekukan rekening milik pengusaha tambang asal Kalimantan itu.

"KPK tetapkan bos Bank Panin jadi tersangka suap pajak. Kita tunggu keberanian KPK menetapkan Haji Isam tersangka, menyita aset dan membekukan rekening milik haji Isam dan seluruh oligarki tambang lainnya," demikian kata Haris melalui laman Twitternya, Rabu (5/5).

Sebelumnya dugaan permainan pajak dengan cara menyuap pejabat Dirjen Pajak ini diungkap oleh mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. Bahkan secara terang-terangan Arief meminta agar KPK segera memeriksa dan menahan Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam.

Haji Isam dikenal sebagai pengusaha tambang batubara. Ia disebut orang dekat Joko Widodo yang menyokong pemenangan pada Pilpres 2019 lalu.

Bahkan pada Oktober 2020 Jokowi menghadiri peresmian pabrik gula raksasa milik Haji Isam.

Populer

Tak Disambut Pejabat AS, Natalius Pigai: Jokowi Datang Seperti Menteri yang Berwisata

Kamis, 12 Mei 2022 | 00:36

Serangan ke Anies Makin Gencar, Senator Jakarta: Tenggelamkan dengan Kabar Prestasi

Kamis, 12 Mei 2022 | 17:00

Rekayasa One Way Jalan Tol Jadi Bukti Infrastruktur Didesain Secara Ngawur

Minggu, 08 Mei 2022 | 07:55

Usai Makan Malam Bersama, AHY Pastikan Demokrat Tetap Dukung Edy Rahmayadi

Senin, 16 Mei 2022 | 09:38

Puji Pakaian Muslimah Iriana, Imam Shamsi Ali: Kira-kira yang Sering Nyinyiri Kerudung Ngomong Apa ya?

Senin, 16 Mei 2022 | 09:28

Soal Duet AH-AHY, Pengamat: Tidak Perlu Repot Cari Partai Lain Lagi

Minggu, 08 Mei 2022 | 12:25

Imran Khan: Menjatuhkan Nuklir ke Pakistan Akan Lebih Baik Daripada Menyerahkan Negara Ini Kepada Pencuri

Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:58

UPDATE

PA 212 Duga Ada Informasi Negatif tentang UAS yang Disebar “Intelijen Hitam” Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:17

Tingkatkan Daya Gempur, Rusia Kirim Tank Canggih T-90M Proryv ke Ukraina

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:57

Lieus Sungkharisma Apresiasi Pembatalan Gorden Rumah Dinas DPR Senilai 43,5 M

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:55

Yandri Susanto: Apakah Singapura Memusuhi Umat Islam Indonesia?

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:28

Parlemen Finlandia Dukung Keanggotaan NATO

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:26

Geger Abdul Somad Batubara (UAS) Vs Otoritas Singapura

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:19

Gunakan Simbol Matahari Hitam, Rusia Tuding Penembak Massal Buffalo Simpatisan Resimen Azov Ukraina

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:11

Aksi Demo Iran Berlanjut dan Menyebar ke Provinsi Tengah, Tuntut Presiden Ebrahim Raisi Turun

Rabu, 18 Mei 2022 | 06:46

Makin Panas, Rusia Mundur dari Dewan Negara Laut Baltik

Rabu, 18 Mei 2022 | 06:24

Kunjungi UEA, Japarov Undang Presiden Emirat untuk Datang ke Kirgistan

Rabu, 18 Mei 2022 | 06:03

Selengkapnya