Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Tangani Covid-19 Pemerintah Harus Konsisten, Jangan Trial Error Melulu

RABU, 05 MEI 2021 | 00:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah seharusnya konsisten dalam mengeluarkan kebijakan dalam rangka menangani pandemi Covid-19.

Kebijakan yang berubah-ubah justru terkesan seperti uji coba atau trail and eror yang justru kontraproduktif terhadap efektivitas pengendalian virus Covid-19.  

Begitu disampaikan Politisi Partai Gerindra Fadli Zon saat menjadi narasumber dalam acara Catatan Demokrasi bertajuk "Waspada Lonjakan! Prokes Dilanggar Virus Menyebar" pada Selasa malam (4/5).


"Jadi maksud saya kedepan dalam menyikapi ini kita harus diagnosanya ini harus tepat jangan salah diagnosa, kan dokter kalau diagnosanya salah ngasih resep bisa salah juga. Ini yang menurut saya sekarang ini harus konsisten," kata Fadli Zon.

Fadli menambahkan, konsistensi Pemerintah juga harus diiringi kebijakan yang bersifat satu pintu. Termasuk dalam kebijakan pelarangan mudik lebaran 2021 yang terkesan kontradiktif lantaran membolehkan orang untuk pergi berwisata.  

"Kebijakan itu harus konsisten dan satu pintu. Jangan disatu sisi disini mau ada buka wisata disisi lain ini tidak boleh, disini boleh ada penerbangan dari Wuhan dari India tidak boleh dsb," tegasnya.

"Mudah-mudahan kedepan tidak lagi trial and error. Kalau trial and error melulu, kapan selesainya? Negara-negara lain ya menang penduduknya kecil, tapi disiplin, itu sudah menikmati bahwa mereka bebas," demikian Fadli Zon.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya