Berita

Pengamat intelijen, keamanan dan pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati/Net

Pertahanan

KRI Nanggala-402 Tenggelam, Panglima TNI Diminta Evaluasi Kinerja KSAL

SELASA, 04 MEI 2021 | 02:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto diminta segera mengevaluasi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Pengamat intelijen, keamanan dan pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan belum setahun ada insiden KRI yang mengalami kecelakaan.

Disebutkan Nuning, pada Juli 2020 KRI Teluk Jakarta tenggelam dan pada April lalu KRI Nanggala tenggelam.


Menurut Nuning, seharusnya sebelum berangkat harus disiapkan apakah kapal tersebut layak dioperasikan atau tidak.

"Seharusnya Perkiraan Keadaan (Kirka) Kapal Selam Nanggala sebelum berangkat harus digunakan pertimbangan berangkat atau tidak. Persiapan latihan perang harus matang dulu persiapan memakan waktu 2 bulan, ini hanya seminggu kan tidak paripurna," demikian kata Nuning kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/5).

Nuning mengatakan, alasan KSAL harus bertanggung jawab karena kebijakan terkait pengelolaan latihan perang ada di tangan KSAL.

"Kebijakan KASAL dalam mengelola latihan harus dievaluasi. Tidak bisa mengatakan ini faktor alam ini khan jelas Kapal Selamnya bermasalah," demikian kata Nuning.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya