Berita

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Soal Kerumunan Di Pasar Tanah Abang, Aparat Harus Periksa Sri Mulyani Karena Ajak Masyarakat Beli Baju Baru

SENIN, 03 MEI 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aparat penegak hukum harus bisa berlaku adil dengan memanggil dan memeriksa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati atas terjadinya kerumunan orang di Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Pasalnya, beberapa waktu lalu Sri Mulyani meminta masyarakat untuk tetap menyambut Lebaran 2021 penuh suka cita dengan membeli baju baru.

"Tentu masyarakat apalagi Ibu-ibu mengikuti arahan Sri Mulyani, sehingga mereka semua meskipun dalam kondisi sulit berusaha yang terbaik untuk keluarganya untuk berduyun-duyun membeli baju dan kebutuhan pokok lainnya," ujar pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/5).

Arahan Sri Mulyani tersebut, kata Saiful, dituruti oleh masyarakat dengan berbondong-bondong membeli baju sehingga menimbulkan kerumunan seperti yang terjadi di Pasar Tanah Abang.

"Mestinya aparat penegak hukum memeriksa Sri Mulyani terkait hal tersebut, karena selain menimbulkan kerumunan juga berpotensi menyalahi peraturan perundang-undangan.

Mestinya, menurut Saiful, kalau mau adil aparat penegak hukum harus memanggil dan memeriksa Sri Mulyani seperti halnya Habib Rizieq Shihab (HRS) yang kini tengah menjalani persidangan terkait kerumunan.

"Kenapa hanya HRS yang hanya diproses hukum? Mestinya penegak hukum juga berani melakukan hal yang sama kepada Sri Mulyani," pungkas Saiful.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Merpati Milik Warga Pekalongan Laku Rp 1,5 Miliar, Ini Kehebatannya

Minggu, 26 September 2021 | 04:28

UPDATE

SBY: Mungkin Hukum Bisa Dibeli, Tapi Tidak untuk Keadilan

Senin, 27 September 2021 | 09:16

Ribuan Nakes Terancam Dipecat Karena Menolak Vaksin, Gubernur New York Bakal Rekrut Anggota Garda Nasional

Senin, 27 September 2021 | 09:02

Menang di Derby London Utara, Manajer Arsenal: Ini Hal Terbaik yang Pernah Saya Rasakan

Senin, 27 September 2021 | 08:59

Ledakan di Jalalabad Membunuh Satu Anggota Intelijen Taliban

Senin, 27 September 2021 | 08:57

Bagir Manan: Apakah Sistem yang Kita Jalankan Menuju Dihapusnya Kemiskinan?

Senin, 27 September 2021 | 08:54

Tanggapi Pernyataan Kim Yo Jong, Kementerian Unifikasi Korsel Minta Korut Pulihkan Jalur Komunikasi

Senin, 27 September 2021 | 08:44

Golkar Harus Cepat Lakukan Mitigasi untuk Hadapi Pemilu 2024

Senin, 27 September 2021 | 08:32

Ketimbang Kembali Maju, Prabowo Lebih Cocok Jadi King Maker bagi Sandiaga Uno yang Lebih Menjual

Senin, 27 September 2021 | 08:31

Optimalkan Program Banyak Anak, China Hapus Tiga Undang-undang tentang KB

Senin, 27 September 2021 | 08:22

Ujang Komaruddin: Gaji DPR Besar Tapi Masih Korupsi, Potong Saja!

Senin, 27 September 2021 | 08:19

Selengkapnya