Berita

Amien Rais selaku Ketua Dewan Syuro bersama jajaran pengurus saat deklarasai, Kamis (29/4)/Repro

Politik

Partai Ummat Berdampak Pada Elektoral PAN, Amien Rais Bisa Geser Para Pemilih PAN

SENIN, 03 MEI 2021 | 03:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kehadiran Partai Ummat yang dideklarasikan pada 17 Ramadhan dipandang akan berdampak pada elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN).

Direktur Riset Indonesian Presidensial Studies (IPS) Arman Salam mengatakan, lahirnya Partai Ummat yang dibidani Amien Rais menandakan bahwa proses demokrasi di Indonesia berjalan baik.

Kata Arman, dalam negara yang menganut paham demokratis, keberadaan partai menjadi ciri kalau sistem demokrasi berjalan baik.


Terkait dengan dinamika konfigurasi politik nasional, Arman menyebutkan bahwa PAN adalah partai yang paling mungkin merasakan dampak elektoral.

Dijelaskan Arman, keberadaan sosok Amien Rais sebagai pendiri dan sekaligus Dewan Syuro akan menjadi magnet politik bagi kader PAN yang simpatik pada tokoh reformasi itu.

Dalam pandangan Arman, dengan kondisi partai di Indonesia yang militansi kadernya tidak begitu kuat ikatan ideologinya akan membuat para pemilih PAN akan bergeser mengikuti Amien Rais.

"Party ID di Indonesia sangat kecil, artinya militansi konstituen terhadap partai tidak terikat kuat oleh ideologi. Keberadaan Amien Rais sebagai ketua dewan syuro mau tidak mau akan menjadi magnet pemilih PAN," demikian analisa Arman saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/5).

Apalagi, Arman menganalisa keberadaan MS Kaban selaku Wakil Ketua Dewan Syuro akan berpengaruh pada bergesernya para simpatisan dan pemilih Partai Bulan Bintang (PBB) ke Partai Ummat.

MS Kaban tercatat pernah menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) juga

"MS Kaban setidaknya bisa memanggil pemilih PBB yang mungkin sudah terpencar masuk ke partai lain," demikian analisa Arman.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya