Berita

Ketum Partai Berkarya Muchdi PR bersama Ketua DPW Partai Berkarya DKI Jakarta Tony Akbar Hasibuan/RMOL

Politik

Partai Berkarya Ajak Milenial Bantu UMKM Melalui Koperasi

SENIN, 03 MEI 2021 | 00:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Hari Buruh Sedunia, menjadi momen lahirnya Koperasi Jakarta Muda Berkarya. Koperasi itu diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Berkarya DKI Jakarta.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Berkarya DKI Jakarta, Tony Akbar Hasibuan mengatakan koperasi yang dipimpin oleh motivator muda Syafii Efendi ini menyasar kaum milenial.

Tujuannya, untuk menjadi bagian dari gerakan "Saatnya Berkarya untuk Jakarta".


"Semangatnya semata-mata membina anak-anak muda dan mengajak mereka untuk melakukan hal yang positif," kata Tony Akbar Hasibuan, Minggu (2/5).

Tony menjelaskan koperasi tersebut diresmikan pada Sabtu kemarin (1/5).

Imenambahkan, koperasi tersebut terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung. Syaratnya hanya perlu membayar simpanan pokok sebesar Rp 100 ribu dan langsung mendapatkan kartu anggota.

"Simpanan wajibnya Rp 50 ribu per bulan, jadi tidak memberatkan untuk anak muda," urainya.

Dana koperasi ini nantinya juga akan diarahkan untuk memberikan pinjaman lunak kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Jakarta.

Tony menyebutkan, melalui koperasi, Berkarya ingin memberikan dukungan sekaligus pendampingan agar UMKM bisa survive di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).

"Jadi koperasi ini jadi wadah bagi anak-anak muda yang ingin menjaga dan membantu UMKM untuk tetap survive di masa pandemi," terangnya.

Sementara itu saat menghadiri peresmian, Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono mengapresiasi ide koperasi tersebut.

Menurutnya, gerakan ini bisa menjadi ruang bagi milenial untuk berkarya membangun Jakarta dan negara.

Dikatakannya, pemerintah juga telah memberikan peluang sekaligus kemudahan pada kegiatan kepemudaan yang bersifat positif seperti koperasi. Karena, dia menegaskan dukungannya terhadap Koperasi Jakarta Muda Berkarya.

"Menkop sudah memberi peluang. Peluangnya besar. Bisa enggak kita mengambil peluang ini," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya