Berita

Mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman/Net

Politik

Mantan Jubir Gus Dur Pun Ngaku Takut “Dimunarmankan”

MINGGU, 02 MEI 2021 | 07:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Jurubicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi secara terang-terangan mengaku bahwa dirinya takut jika “dimunarmankan”.

Ketakutan itu disampaikan dalam akun Twitter pribadinya, @AdhieMassardi yang menjawab sebuah pertanyaan dari warganet.

“Bang, Abang tidak takut di “Munarman” kan juga?” tanya akun @haendpe merujuk pada penangkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman yang ditangkap karena dituding terlibat dalam aksi terorisme, Sabtu (1/5).


Dengan jujur, Adhie menjawab bahwa sekalipun kerap kritis pada pemerintah, dirinya tidak seberani yang dibayangkan banyak orang. Bahkan saat melihat aparat pun dirinya sudah gemetaran.

“Saya tidak seberani yang dibayangkan banyak orang,” balasnya.

Namun saat mengurai perihal ketakutannya itu, Adhie Massardi ternyata sedang menyindir apa yang sedang dilakukan aparat dalam menindak aktivis kritis dan kelompok yang bersebrangan dengan pemerintah.

Di mana terkadang mereka yang kritis langsung ditangkap walaupun belum dasar pijakan untuk dinyatakan bersalah. Tak jarang juga mereka ditembak mati lebih dahulu sebelum dinyatakan bersalah di pengadilan.

“Kebayang teman-teman yang ditangkap dan digelandang dalam keadaan diborgol, padahal kesalahannya baru akan dicari. Juga orang-orang yang ditembak mati lalu dinyatakan bersalah,” urainya.

“Asli saya takut!” demikian Adhie Massardi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya