Berita

Kerumunan di sebuah pusat perbelanjaan/Net

Politik

Sindir Keramaian Mal Dan Stasiun, Alvin Lie: Gelagatnya Kita Mau Saingan Dengan India

MINGGU, 02 MEI 2021 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kasus Covid-19 belum reda di dunia, juga di Indonesia. Penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat merupakan salah satu kunci agar sebaran bisa diminimalisir.

Namun demikian, kerumunan orang masih saja terjadi di belahan dunia, juga di tanah air yang menyebabkan sebaran corona kian masif.

Di tanah air kerumunan jelang lebaran menyita perhatian mantan komisioner KPK Laode M. Syarif dan mantan anggota Ombudsman RI Alvin Lie.


Laode M. Syarif dalam akun Twitter pribadinya mengunggah sebuah kerumunan yang terjadi di Stasiun Tanah Abang. Tampak sejumlah orang berdesakan tanpa menjaga jarak di depan stasiun tersebut.

“Mohon perhatian kerumunan seperti Tanah Abang ini ditertibkan,” ujarnya, Sabtu (1/5).

Kicauan itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan sejumlah influencer.

Sementara itu, Alvin Lie mengunggah suasana di sebuah pusat perbelanjaan atau mal. Meski sejumlah orang tampak mengenakan masker, namun mereka tidak menjaga jarak yang aman.

“Gelagatnya kita mau saingan dengan India,” sindir Alvin Lie.

India merupakan negara yang sedang terkena tsunami politik karena mengabaikan protokol kesehatan, khususnya berkerumun. Teranyar, sebaran virus di India mencapai 400 ribu kasus dalam sehari.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya