Berita

Pemeriksaan alat rapid test di Bandara Radin Inten II Lampung/Ist

Nusantara

Tidak Mau Kecolongan, Pengelola Bandara Radin Inten II Cek Segel Stok Alat Rapid Antigen

SABTU, 01 MEI 2021 | 18:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Terungkapnya oknum medis yang menggunakan alat rapid test antigen bekas atau daur ulang di Bandara Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, disikapi serius pengelola Bandara Radin Inten II Lampung.

Tidak mau kecolongan, pengelola bandara langsung melakukan pengecekan terhadap stok alat rapi antigen di layanan kesehatan bandara tersebut.  

“Kami sudah memeriksa semua stok alat rapid tes antigen di layanan yang berada di area kebarangkatan gedung terminal, alhamdulillah hasilnya semua masih tersegel, tidak kedaluarsa, sesuai dengan standar dan tidak ada yang daur ulang atau bekas,” kata Executive General Manager Bandara Radin Inten II M. Hendra Irawan dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (1/5).


Hendra menegaskan, alat rapid antigen yang digunakan di Bandara Radin Inten II Lampung sesuai standar WHO dan Kementerian Kesehatan. Jadi terjamin aman dan tidak kedaluarsa.

“Saya tekankan bahwa petugas yang melakukan pemeriksaan untuk memberikan pelayanan yang sesuai SOP, spesifikasi alat yang disediakan juga harus sesuai standar WHO dan kementerian kesehatan dan harus menunjukkan kondisi fisik alat rapid yang tersegel kepada customer sebelum digunakan, termasuk proses pematahan stik yang telah digunakan,” jelasnya.

Hendra berpesan kepada pengguna layanan kesehatan yang menerima layanan GeNose ataupun rapid tes antigen harus memastikan terlebih dahulu bahwa alat yang akan digunakan masih dalam kondisi tersegel atau tidak terbuka.

“Sebelum melakukan tes customer harus memastikan alat yang digunakan masih tersegel. Tidak hanya harus menggunakan alat tes yang masih tersegel, pelayanan juga harus sesuai SOP dan petugas harus selalu menjaga profesionalisme,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya