Berita

Menteri Luar Negeri Siprus Nikos Christodoulides/Net

Dunia

China Dukung Solusi Adil Dan Permanen Untuk Sengketa Siprus

SABTU, 01 MEI 2021 | 15:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penasihat Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengatakan bahwa Beijing akan terus mendukung solusi yang komprehensif, adil dan permanen, untuk sengketa Siprus, di saat pembicaraan damai yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, berakhir tanpa terobosan.

Wang membuat pernyataan itu selama melakukan percakapan telepon pada Jumat (30/4) bersama mitranya dari Siprus, Nikos Christodoulides. Christodoulides memberi pengarahan tentang pertemuan informal yang berlangsung di Jenewa awal pekan ini.

Delegasi dari pemerintah Yunani dan Siprus Turki tidak dapat menyetujui rencana kerangka konstitusional masa depan untuk pulau itu, yang terbagi setelah invasi Turki pada tahun 1974 menyusul kudeta yang didukung Yunani. PBB kemudian mengusulkan solusi lain sesegera mungkin.


Pejabat Siprus itu menghargai sikap China dan mengungkapkan harapan bahwa China dapat terus menegakkan keadilan atas masalah tersebut.

Christodoulides juga berterima kasih kepada China karena telah membantu Siprus memerangi pandemi Covid-19, mencatat bahwa Siprus bersedia bekerja sama dengan China untuk memastikan keberhasilan perayaan peringatan 50 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara kedua negara dan lebih meningkatkan hubungan bilateral.

Wang mencatat bahwa China akan terus mendorong resolusi yang sepenuhnya menghormati rakyat Siprus.

Wang juga mengatakan bahwa China dan Siprus adalah teman dan mitra yang baik yang saling menghormati dan bekerja sama untuk hasil yang sama-sama menguntungkan.

"Kedua negara telah saling mendukung satu sama lain dalam hal masalah yang terkait dengan kepentingan inti, dan bersama-sama menjaga hubungan China-UE yang sehat dan stabil," kata Wang, seperti dikutip dari CGTN, Sabtu (1/5).

Di akhir, Christodoulides mengatakan bahwa Siprus secara tegas mengikuti kebijakan satu China, dan memainkan peran konstruktif dalam mendukung UE untuk secara aktif memfasilitasi kerja sama dengan China.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya