Berita

Menag Yaqut Cholil QOumas (dua dari kanan) didampingi kakak kandungnya Yahya Cholil Staquf (paling kanan) menemui Megawati/Ist

Politik

Ungkap Kekaguman, Menag Yaqut Didampingi Kakak Kandungnya Temui Megawati Soekarnoputri

SABTU, 01 MEI 2021 | 04:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan kakaknya yang juga Khatib AM Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf melakukan pertemuan politik dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pertemuan politik itu terungkap dari unggahan laman Instagram pribadi pria yang karib disapa Gus Yaqut pada Jumat malam (30/4).

Diungkapkan Politisi PKB itu, ia berdiskusi dengan Megawati membahas tentang negara Indonesia yang kaya raya keragaman yang harus dijaga bersama.


Menurut Gus Yaqut tidak ada yang sebanding dengan apapun untuk menggantikan kekayaan yang dimiliki nusantara.  

"Berdiskusi tentang negeri ini dengan Presiden RI ke-5 bersama Mas Hasto, Prof. Yudian dan Katib Aam PBNU sesore tadi. Indonesia yang kaya dengan keragaman ini harus dijaga bersama," demikian kata Gus Yaqut, Jumat (30/4).

Dalam ulasannya, Gus Yaqut mengatakan, Megawati sebagai tokoh politik memiliki pengalaman yang mampu menceritakan tentang bagaimana dinamika berbangsa dan bernegara.  Baik sejak era Presiden Pertama Soekarno hingga situasi politik kekinian.

"Berjam-jam pun hanya terasa sebentar. Pengalaman memang guru terbaik. Terima kasih Bu," demikian ungkapan Gus Yaqut yang kagum terhadap sosok Megawati.

Dalam pertemuan itu, Gus Yaqut tidak hanya didampingi oleh Kakak Kandungnya. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi.

Sedangkan Megawati didampingi oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya