Berita

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo/Net

Politik

Sesali Penggunaan Alat Swab Tes Bekas Di Bandara Kualanamu, Bamsoet Minta Polri Bongkar Motif Para Pelaku

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 17:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus penggunaan kembali alat tes swab antigen bekas oleh oknum petugas lab Kimia Farma di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, jadi keprihatinan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta aparat penegak hukum untuk membongkar motif dan tujuan para pelaku yang merupakan pegawai Kimia Farma.

“Sebab perbuatan yang dilakukan sudah merugikan orang lain dan hasil dari rapid tes juga tidak akurat, serta dengan adanya pengakuan dan sampel barang bekas dari petugas Kimia Farma. Maka petugas tersebut dapat diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya, Kamis (29/4).


Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah untuk memanggil atasan petugas Kimia Farma tersebut untuk memberikan keterangan terkait penggunaan alat swab test antigen bekas pakai di Bandara Kualanamu.

“Termasuk mempertanyakan penerapan standard operating procedure/SOP ketika petugas kesehatan melakukan tes Covid-19 kepada masyarakat,” tegasnya.

Bamsoet juga meminta kepada pemerintah untuk memastikan komitmen dan integritas petugas kesehatan yang bertugas memeriksa masyarakat melalui tes Covid-19 agar dapat melakukan pengetesan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Meminta kepada pemerintah agar menciptakan rasa aman kepada masyarakat dengan menjamin penggunaan alat tes Covid-19 yang hanya sekali pakai, sehingga ketika sudah digunakan dipastikan tidak dapat digunakan lagi. Dikarenakan rawannya penularan virus apabila menggunakan alat tes virus yang sama,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya