Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Di Turki Meningkat Tajam, Lebih Dari 40.000 Kasus Baru Dalam 24 Jam

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 12:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki mengalami kenaikan kasus harian Covid-19 selama dua hari berturut-turut. Pada Rabu (28/4), kasus meningkat dalam 24 jam sebanyak 40.444, termasuk 2.728 pasien bergejala yang dikonfirmasi di seluruh negeri, menurut data Kementerian Kesehatan.

Sehari sebelumnya, yaitu Selasa (27/4), kasus harian bertambah sebanyak 43.301 dengan angka kematian yang juga bertambah 346,

Sejak awal pandemi hingga Rabu, total keseluruhan kasus Covid di negara itu mencapai lebih dari 4,75 juta


Kementerian kesehatan Turki mengklaim bahwa lebih dari 46,7 juta tes virus corona telah dilakukan di Turki hingga saat ini.

Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (27/4) mengumumkan bahwa Turki memberlakukan kembali penguncian penuh mulai Kamis (29/4) malam waktu setempat, hingga 17 Mei mendatang, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Penguncian akan mencakup sisa bulan suci Ramadhan, serta tiga hari libur Idul Fitri.

Erdogan mengatakan pendidikan tatap muka di semua institusi, termasuk taman kanak-kanak dan pendidikan usia dini, akan tetap ditangguhkan dan semua ujian akan ditunda.

Presiden menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan yang diperlukan untuk layanan di unit perawatan intensif dan vaksinasi di rumah sakit swasta.

"Turki akan segera mulai memvaksinasi kepala desa dan lingkungan yang telah bekerja keras dengan tim filiasi sejak awal pandemi," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya