Berita

Gedung Putih/Net

Dunia

Amerika Serikat Keluarkan Dana Lebih Dari 100 Juta Dolar Bantu Atasi Tsunami Covid-19 India

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 11:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat sejauh ini telah mengirimkan pasokan bantuan senilai lebih dari 100 juta dolar AS ke India, untuk membantu negara tersebut melawan lonjakan kasus Covid-19 yang semakin menghawatirkan.

Keterangan tersebut tertuang dalam lembar pernyataan Gedung Putih yang disampaikan pada hari Rabu (28/4) waktu setempat.

"Pasokan, yang akan mulai tiba pada Kamis dan berlanjut hingga minggu depan, termasuk 1.000 tabung oksigen, 15 juta masker N95 dan 1 juta tes diagnostik cepat," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (29/4).


Amerika Serikat juga telah mengalihkan pesanan pasokan produksi AstraZeneca buatan dalam negeri mereka ke India, yang akan memungkinkannya membuat lebih dari 20 juta dosis vaksin Covid-19, menurut Gedung Putih.

"Sama seperti India mengirim bantuan ke Amerika Serikat ketika rumah sakit kami tegang pada awal pandemi, Amerika Serikat bertekad untuk membantu India pada saat dibutuhkan," kata Gedung Putih dalam lembar fakta yang menguraikan bantuan tersebut.

India semakin terpuruk setelah badai tsunami Covid-19 menghantam negaranya beberapa waktu terakhir. Pada Rabu (28/4), jumlah kematian akibat virus corona di negara itu telah melonjak melewati angka 200.000 jiwa.

Itu juga telah diperburuk oleh kekurangan tempat tidur rumah sakit dan oksigen medis dalam 24 jam terakhir, membawa 360.960 kasus baru untuk total satu hari terbesar di dunia, menjadikan penghitungan infeksi India hampir 18 juta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya