Berita

Ilustrasi ruang terbuka hijau/Net

Kesehatan

Klaster Perkantoran Meningkat, IDI Rekomendasi Panduan Tata Ruang Dan Aktivitas Untuk Adaptasi Kehidupan Baru

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 03:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyebaran virus Covid-19 belakangan hari ini marak terjadi dan dialami oleh masyarakat yang bekerja di perkantoran. Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) merekomendasikan kebijakan untuk bisa diberlakukan pemerintah.

Ketua Tim Mitigasi PPB IDI, dr. Adib Khumaidi mengatakan, salah satu solusi yang harus dilakukan untuk masyarakat aman dari penularan Covid-19 adalah dengan cara membentuk kesiapan ruang aktivitas yang bisa beradaptasi dalam kondisi baru sekarang ini.

"Dengan mengupayakan adaptasi kehidupan baru, bukan hanya dalam protokol namun juga kesiapan ruang yang memungkinkan untuk orang beraktifitas," ujar Adib dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/4).


Senada, Ketua Tim Pedoman dan Protokol Tim Mitigasi PB IDI, dr. Eka Ginanjar menyatakan, pembentukan ruang kegiatan yang aman penularan sangat penting dilakukan. Tanpa terkecuali, bisa sama-sama dilakukan oleh semua pihak.

"Perlu adanya kolaborasi secara ketat mengendalikan agent-nya (virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19), lingkungannya dan juga host-nya," tuturnya.

Sementara itu, Arsitek dan Ahli Rancang Kota sekaligus Green Profesional dari GBCI dan co-Inisiator Indonesia Berkebun, Sigit Kusumawijaya, melakukan kerjasama dengan PB IDI untuk memberikan pemahaman terkait pembentukan tata ruang yang sehat dan aman dari Covid-19.

Dia mengungkapkan, pemahaman konsep sehat dan ramah lingkungan harus diprioritaskan, guna menghindari kesalahpahaman terkait dengan ruang yang memiliki banyak lahan hijau justru tidak memiliki manfaat baik bagi kesehatan.

Dia mencontohkan satu penerapan ruang hijau yang banyak di rumah bisa bermanfaat dan membantu bagi penghuninya yang menderita penyakit pernapasan.

"Korelasinya secara tidak langsung nyata dirasakan adalah mengurangi beban rumah sakit. Terlebih dalam kondisi saat ini rumah hijau dan sehat secara nyata dapat membantu mengurangi tingkat penyebaran tertular penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)," jelasnya.

"Termasuk memberikan kenyamanan penghuninya selam pandemi Covid-19, dikarenakan walaupun hampir keseluruhan waktu berada di dalam rumah meraka akan tetap dapat merasakan intensitas dekat dengan alam dan sekitarnya," tambah Sigit.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya